APT Kriteria

Create Kriteria

Showing 1-9 of 9 items.
#KodeJudulKontenUrutan 
  
1KRIT1Visi, Misi, Tujuan, dan StrategiVisi, misi, sasaran dan tujuan UNIDA Gontor disusun berdasarkan nilai, jiwa, dan falsafah hidup Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai cikal bakal berdirinya. UNIDA Gontor merupakan manifestasi dari salah satu butir Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1958. Dalam piagam disebutkan bahwa para pemegang amanah wakaf atau Badan Wakaf memiliki kewajiban untuk mewujudkan Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi universitas Islam yang berarti dan bermutu dan tetap berjiwa pesantren. Karenanya, visi dan misi UNIDA Gontor dilandaskan pada nilai-nilai tersebut dengan membawa warna khas, yaitu Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan menjadi pusat bahasa al-Qur’an.
Penyusunan visi, misi, sasaran, dan tujuan UNIDA Gontor dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut sebagaimana tertuang dalam SK Rektor 448/ISID/R-e/VII/1435 Tentang Pedoman SOP Penyusunan Visi dan Misi Universitas Darussalam Gontor.

Visi
Menjadi universitas bersistem pesantren yang bermutu dan berarti, sebagai pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan yang berorientasi pada Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer dan sebagai pusat kajian bahasa al-Qur’an untuk kesejahteraan umat manusia.

Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan, pengajaran,  penelitian, dan  Pengabdian kepada Masyarakat dalam kerangka Islamisasi Ilmu Pengetahuan kontemporer dan pengembangan bahasa al-Quran;
  2. Mengembangkan sistem Perguruan Tinggi pesantren sebagai basis kehidupan kampus dalam rangka mengembangkan berbagai kompetensi yang sesuai dengan tuntutan masyarakat;
  3. Membangun kerjasama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri dalam rangka mengembangkan Tri dharma perguruan tinggi, pengembangan SDM, dan penguatan jaringan kerja.   
Tujuan
  1. Terselenggaranya pendidikan, pengajaran,  penelitian, dan  Pengabdian kepada Masyarakat dalam kerangka Islamisasi Ilmu Pengetahuan kontemporer dan pengembangan bahasa al-Quran;Dihasilkannya insan yang beriman, berakhlaq mulia, berpengetahuan luas, berpikiran kreatif, menguasai 10 kompetensi dasar yang meliputi problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligent, judgement and decision making, service orientation, negotiation, dan cognitive flexibilityyang mampu mengamalkan ilmunya secara kreatif, inovatif dan profesional, serta sanggup berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
  2. Terjalin kerjasama dalam berbagai bidang dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri dalam rangka mengembangkan Tri dharma perguruan tinggi, pengembangan SDM, dan penguatan jaringan kerja.
  3. Terjalin kerjasama dalam berbagai bidang dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri dalam rangka mengembangkan Tri dharma perguruan tinggi, pengembangan SDM, dan penguatan jaringan kerja.

Schedule Penyusunan
Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi UNIDA Gontor
No Waktu Kegiatan Hasil Kegiatan
1 10 Rajab 1435
10 Mei 2014
Rapat Pimpinan ISID Gontor untuk membentuk tim perumus Visi dan Misi Institusi Draft pengusulan penetapan tim perumus visi dan misi UNIDA Gontor
2 13 Rajab 1435
13 Mei 2014
Penetapan tim perumus visi dan misi oleh Rektor ISID Gontor Penerbitan Surat Keputusan Rektor Nomor 1433/ISID/R-e/VII/1435 tentang Penetapan Tim Perumus Visi dan Misi UNIDA Gontor
3 17 Rajab 1435
17 Mei 2014
Rapat Penyusunan Visi dan Misi  Universitas Darussalam Gontor yang dihadiri  Tim Penyusun Visi dan Misi. Tema Rapat “Pembahasan Draf Visi dan Misi Universitas Darussalam Gontor Pijakan dasar dalam penyusunan draft visi, misi, tujuan dan strategi UNIDA Gontor
4 25 Rajab 1435
25 Mei 2014
Tim perumus melakukan kajian terhadap Filsafat Pondok (Panca Jiwa, Motto, dll) dan amanat dari Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor.
 
Rancangan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi UNIDA Gontor
5 29 Rajab 1435
29 Mei 2014
Survey rancangan visi, misi, tujuan, dan strategis dengan stakeholders internal dan eksternal
 
Hasil survey rancangan visi, misi, tujuan, dan strategis dengan stakeholders internal dan eksternal
6 10 Sya’ban 1435
9 Juni  2014
Diskusi dan analisis hasil diskusi oleh Tim Perumus Hasil analisis dan masukan untuk rancangan visi, misi, tujuan, dan sasaran UNIDA Gontor
7 29 Sya’ban 1435
28 Juni 2014
Rapat penyerahan draft rancangan kepada pimpinan ISID Gontor Rumusan akhir visi, misi, tujuan dan sasaran UNIDA Gontor
 
8 8 Ramadhan 1435
6 Juli 2014
Pembahasan visi, misi, tujuan, dan strategi UNIDA Gontor secara komprehensif oleh senat ISID Gontor dan YPTD Persetujuan rumusan visi, misi, tujuan, dan strategi UNIDA Gontor
9 12 Ramadhan 1435
10 Juli 2014
Penetapan visi, misi, tujuan, dan strategi UNIDA Gontor oleh Rektor ISID Gontor Keputusan Rektor No. 1966/ISID/R-e/IX/1435 tentang Penetapan Visi dan Misi Universitas Darussalam Gontor
 
Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam perumusan VMTS UNIDA Gontor beserta peranannya adalah sebagai berikut:
(1) Unsur pimpinan yaitu Rektor, para Wakil Rektor, Direktur Program Pascasarjana, Dekan, Ketua Program Studi, Ketua Biro, Lembaga,
(2) Dosen,
(3) Tenaga Kependidikan,
(4) Perwakilan Dewan Mahasiswa,
(5) Alumni,
(6) Tokoh Masyarakat sebagai pengguna lulusan,
(7) Perwakilan Pondok Pesantren Alumni Gontor sebagai pengguna lulusan,
(8) Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai Presiden UNIDA Gontor,
(9) Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam Gontor.
  1. Kebijakan
Dokumen-dokumen kebijakan yang menjadi acuan / dasar dalam penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi UNIDA Gontor adalah sebagai berikut:
  1. Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003, tanggal 8 Juli 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  3. Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2005 tentang Dosen;
  6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
  8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
  9. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 139 tahun 2014 tentang Statuta dan Organisasi Perguruan Tinggi;
  11. Keputusan Mendikbud RI No. 197/E/O/2014 tentang izin pendirian UNIDA Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam Pondok Modern Darussalam Gontor;
  12. Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1958;
  13. Surat Persetujuan Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam  No. 173/YPTD/f/VII/2015 tentang integrasi ISID Gontor ke UNIDA Gontor;
  14. Statuta UNIDA Gontor;
  15. Rencana Induk Pengembangan UNIDA Gontor tahun 2014-2040;
  16. Rencana Strategis (Renstra) UNIDA Gontor tahun 2016-2020;
  17. SK Rektor 448/ISID/R-e/VII/1435 Tentang Pedoman SOP Penyusunan Visi dan Misi Universitas Darussalam Gontor;
  18. Keputusan Rektor No. 1966/ISID/R-e/IX/1435 tentang Penetapan Visi dan Misi Universitas Darussalam Gontor
VMTS yang telah disetujui dan diusulkan oleh tim Perumus, kemudian ditetapkan melalui Keputusan Rektor No. 1966/ISID/R-e/IX/1435 tentang Penetapan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Universitas Darussalam Gontor.Visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah disetujui oleh Senat Universitas kemudian disosialisasikan ke seluruh stakeholder, yaitu meliputi ‎civitas akademika (dosen dan mahasiswa), tenaga kependidikan, alumni, ‎pengguna lulusan, maupun masyarakat yang lebih luas.
Sosialisasi dilakukan ‎melalui berbagai cara. Berbagai sarana dan kesempatan seperti media elektronik, media cetak, ‎buku pedoman, brosur-brosur, poster/banner, kalender, penyampaian pada rapat-rapat ‎kerja, kegiatan Pengenalan Program Akademik Mahasiswa Baru, dan display di ruang ‎rektorat, dimanfaatkan sebagai media sosialisasi Visi dan Misi UNIDA Gontor.
Sosialisasi berkala dilakukan ‎oleh pimpinan Universitas bersamaan dengan kegiatan safari pimpinan ‎Universitas ke fakultas-fakultas pada awal semester yang diikuti oleh dosen, ‎tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa. Sosialiasi secara eksternal, ‎khususnya dilakukan kepada alumni, roadshow ke berbagai daerah, ‎baik yang dilakukan secara langsung oleh universitas, fakultas, maupun lembaga ‎kemahasiswaan yang sedang melaksanakan kegiatan di daerah. ‎
Sosialiasi melalui media elektronik termuat dalam website UNIDA Gontor ‎http://unida.gontor.ac.id yang saat ini banyak diakses oleh khalayak sasaran strategis maupun masyarakat. Selain itu, di era digital ini, UNIDA Gontor juga memanfaatkan berbagai jejaring sosial untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan visi, misi, tujuan, sasaran, dan berbagai ragam kegiatan yang berlangsung yaitu melalui kanal YouTube, Instagram, dan Facebook. Dengan cara ini seluruh pemangku kepentingan dapat ‎memahami visi, misi, tujuan dan sasaran capaian UNIDA Gontor. ‎
Pada lingkup yang lebih kecil sosialisasi kepada dosen dan mahasiswa dilakukan sejak awal tahun ajaran baru pada acara pembukaan tahun ajaran baru. Demikian juga pada awal semester genap. Orientasi dan penjelasan kepada staf baru, serta rapat koordinasi antara pengelola dan staf soal tupoksi agar tetap selaras dengan visi, misi dan tujuan program studi juga dilakukan. Sosialisasi juga dilakukan dengan selalu memberikan arahan tentang filosofi dan operasional dari visi, misi, tujuan dan sasaran pada setiap kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Lebih dari itu, sosialisasi dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet melalui website, banner dan spanduk yang diletakkan di beberapa tempat strategis, dan penempelan visi misi pada absen mahasiswa. Para mahasiswa juga diwajibkan memiliki buku pedoman Universitas yang berisi visi, misi, tujuan, hingga stuktur fungsionaris dan tata pamong.
Universitas yang berisi visi, misi, tujuan, hingga stuktur fungsionaris dan tata pamong. Untuk mengukur tingkat pemahaman visi dan misi UNIDA Gontor oleh seluruh sivitas akademika, diadakan survey. Survey pemahaman visi dan misi UNIDA Gontotor menggunakan angket Google form dan disebarkan kepada seluruh sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pejabat structural hingga mitra. Berikut adalah data yang didapat:

Strategi Pencapaian VMTS
No Standar Strategi Pencapaian Sumber Daya Mekanisme Kontrol
1 Pendidikan Peningkatan Input Mahasiswa dan Kualitas Dosen Pimpinan Institusi, Pengelola UPPS, BAAK, BPM, Dosen, Mahasiswa, Mitra kerjasama, Direktorat Islamisasi, Direktorat Kepengasuhan -Evaluasi kegiatan Pembelajaran secara berkala (Mingguan, Dwipekanan, Bulanan, Semester)
-Dosen Wali Akademik dan Kegiatan Kepesantrenan
-Penghargaan Mahasiswa dan Dosen berprestasi

-Evaluasi dari Pengguna Lulusan

-Review Kurikulum setiap (maks) 4 tahun
Efektivitas Proses Pendidikan
Peningkatan Kualitas Lulusan
Peningkatan Outcome Lulusan
2 Penelitian Peningkatan Input Penelitian Pimpinan Institusi, LPPM, Pengelola UPPS, Dosen, Mahasiswa, Mitra Kerjasama -Renstra Penelitian UNIDA Gontor
-SOP Penelitian UNIDA Gontor
-Buku Panduan Penelitian UNIDA Gontor
-RKAT LPPM dan tiap UPPS tentang Penelitian
-Monev Penelitian Hibah Internal dan Eksternal oleh LPPM dan BPM
Efektivitas Proses Penelitian
Peningkatan Luaran Penelitian
Peningkatan outcome Penelitian
3 PkM Peningkatan Input PkM Pimpinan Institusi, LPPM, Pengelola UPPS, PPM, Dosen, Mahasiswa, Mitra Kerjasama, Pusdiklat -Renstra PkM UNIDA Gontor
-SOP PkM UNIDA Gontor
-Buku Panduan PkM UNIDA Gontor
-RKAT LPPM dan tiap UPPS tentang PkM
-Monev PkM Hibah Internal dan Eksternal oleh LPPM dan BPM
Efektivitas Proses PkM
Peningkatan Luaran PkM
  1. Indikator Kinerja Utama
No Standar Strategi Pencapaian Indikator Target 2018-2019
Capaian Sat.
1 Pendidikan Peningkatan Input Mahasiswa dan Kualitas Dosen -Jumlah Mahasiswa Baru
 
1600 mhs
-Mhs Asing
 
1.5 %
-Rasio Kecukupan Dosen dan Mhs
 
1:20 Rasio
-Rasio Dosen thd Program Studi 10 Dosen/Prodi
Efektivitas Proses Pendidikan -Kelengkapan Kurikulum
 
MK, RPS SKS Tersedia
-Integrasi hasil Penelitian dan PkM dalam Kurikulum
 
MK Terintegrasi
-Kecukupan Dana Operasional Pembelajaran 20 Juta
-Dana yang bersumber selain dari Mahasiswa 10 Persen
Peningkatan Kualitas Lulusan -IPK Lulusan S1 3.25 IPK
-IPK Lulusan S2 3.5 IPK
-Lama Masa Studi S1 4,3 tahun
-Prestasi Akademik Mahasiswa 150 Kegiatan
Peningkatan Outcome Lulusan -Kepuasan Pengguna Lulusan
 
75 %
-Masa Tunggu Lulusan 6 Bulan
2 Penelitian Peningkatan Input Penelitian -Realisasi Kerjasama di bidang Penelitian 30 Kegiatan
Efektivitas Proses Penelitian -Ketersediaan Dana Penelitian 20 Juta
-Sumber Dana Penelitian Eksternal 50 Kegiatan
Peningkatan Luaran Penelitian -Jumlah Penelitian 224 Penelitian
    -Jumlah Publikasi Ilmiah Dosen 224 Publikasi
Peningkatan outcome Penelitian -Jumlah Sitasi Karya Ilmiah per Dosen 0.5 Rata-rata
3 PkM Peningkatan Input PkM -Realisasi Kerjasama di Bidang PkM 30 Kegiatan
Efektivitas Proses PkM -Ketersediaan Dana PkM 5 Juta
-Sumber Dana PkM Eksternal 50 Kegiatan
Peningkatan Luaran PkM -Jumlah PkM per dosen 1 Kegiatan
-Rata-rata jumlah HKI dan luaran lainnya 0,5 Persen

Indikator Kinerja Tambahan
No Standar Indikator Ketercapaian Analisis Ketercapaian
1 Pendidikan Pendidikan Berbasis Pesantren -Seluruh Mahasiswa bertempat tinggal di Asrama
-Rektor sebagai Kyai dan Pimpinan Pondok sebagai
-IPK merupakan akumulasi dari IPK Akademik dan IPK Kesantrian (IPKs)
-Tahfidz menjadi mata kuliah wajib dan kelulusannya menjadi syarat mengikuti UAS
Kurikulum Berbasis Islamisasi -Implementasi Kurikulum berbasis Islamisasi (25% total seluruh MK) di seluruh prodi
-Kajian Islamisasi menjadi kegiatan wajib untuk seluruh dosen, tendik, dan mahasiswa
 
Bahasa Arab dan Inggris menjadi bahasa pengantar pembelajaran -Bahasa Arab dan Inggris menjadi bahasa Pengantar Perkuliahan
-Bahasa Arab dan Inggris menjadi mata kuliah wajib selama 3 semester
-Kelulusan Ujian Komprehensif Bahasa Arab atau Inggris menjadi syarat penulisan Tugas Akhir
-Tugas Akhir menggunakan bahasa Arab atau Inggris
2 Penelitian Roadmap Penelitian Berbasis Islamisasi dan Pembelajaran Bahasa Arab -Tersedianya Roadmap Penelitian berbasis Islamisasi
-Penelitian dalam bidang Pembelajaran Bahasa Arab di seluruh Prodi
3 PkM Roadmap PkM Berbasis Islamisasi -Tersedianya Roadmap PkM berbasis Islamisasi
-PkM yang dilaksanakan berfokus pada pembinaan TPA, Musholla, dan  Sekolah-sekolah di sekitar kampus.

Evaluasi Capaian Kinerja
No Indikator Target
2018-2019
Capaian
2018-2019
Analisis Ketercapaian
1 Jumlah Mahasiswa Baru
 
1600 mahasiswa 1660 mahasiswa Tercapai 103%
2 Jumlah Mahasiswa Asing
 
1.5 % 4.8% Tercapai 320%
3 Rasio Kecukupan Dosen dan Mhs
 
1:20 1:18 Tercapai 111%
4 Rasio Dosen thd Program Studi 10 dosen/prodi 10.6 dosen/prodi Tercapai 106%
5 Kelengkapan Kurikulum
 
MK, RPS SKS Tersedia MK, RPS, SKS, Tersedia Tercapai 100%
6 Integrasi hasil Penelitian dan PkM dalam Kurikulum
 
MK Terintegrasi Mk Terintegrasi Tercapai 100%
7 Kecukupan Dana Operasional Pembelajaran 20 juta 20 juta Tercapai 100%
8 Dana yang bersumber selain dari Mahasiswa 10 % 56% Tercapai 560%
9 IPK Lulusan S1 3.25 3.44 Tercapai 105%
10 IPK Lulusan S2 3.5 3.62 Tercapai 103%
11 Lama Masa Studi S1 4,3 tahun 4,1 tahun Tercapai 104%
12 Prestasi Akademik Mahasiswa 150 kegiatan 209 kegiatan Tercapai 139%
13 Kepuasan Pengguna Lulusan
 
75 % 91% Tercapai 121%
14 Masa Tunggu Lulusan 6 bulan 3.5 bulan Tercapai 171%
15 Realisasi Kerjasama di bidang Penelitian 30 kegiatan 36 kegiatan Tercapai 120%
16 Ketersediaan Dana Penelitian 20 juta 20 juta Tercapai 100%
17 Sumber Dana Penelitian Eksternal 50 kegiatan 58 kegiatan Tercapai 116%
18 Jumlah Penelitian 224 penelitian 234 Penelitian Tercapai 104%
19 Jumlah Publikasi Ilmiah Dosen 224 publikasi 293 publikasi Tercapai 130%
20 Jumlah Sitasi Karya Ilmiah per Dosen 0.5 per dosen 0.40 per dosen Tercapai 80%
21 Realisasi Kerjasama di Bidang PkM 30 Kegiatan 37 kegiatan Tercapai 123%
22 Ketersediaan Dana PkM 5 Juta 8 juta Tercapai 160%
23 Sumber Dana PkM Eksternal 50 Kegiatan 74 kegiatan Tercapai 148%
24 Jumlah PkM per dosen 1 kegiatan 0.54 kegiatan Tercapai 54%
25 Rata-rata jumlah HKI dan luaran lainnya 0.5 Persen 0.64 persen Tercapai 128%
 
No Standar Akar Masalah Faktor Pendukung/Penghambat
1 Pendidikan Pemutakhiran Paradigma Kurikulum perlu selalu dikembangkan (KKNI-OBE);

Jumlah dosen perlu menyesuaikan penambahan jumlah mahasiswa agar rasio tetap sehat

Model perguruan tinggi pesantren perlu dukungan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan kepesantrenan
 
Faktor Pendukung:
  1. Animo Mahasiswa baru semakin meningkat karena 19 PS yang telah terakreditasi;
  2. Rasio Dosen dan mahasiswa dan dosen/prodi sehat
  3. Tersedianya Sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran dan kepesantrenan
  4. Berbagai kegiatan kepesantrenan membuat mahasiswa lebih aktif dan memiliki skill yang dibutuhkan para pengguna

Faktor Penghambat:
  1. Jabatan akademik Dosen masih belum memadai
  2. Kualifikasi Dosen S3 30 dari total 224 dosen tetap (13%)
2 Penelitian
Hasil Penelitian harus terintegrasi dengan Kurikulum Pembelajaran

Hasil penelitian dosen dan mahasiswa perlu dipublikasikan dalam jurnal maupun seminar Internasional

Ketersediaan dan kecukupan dana Penelitian, baik internal maupun eksternal
Faktor Pendukung:
  1. Jumlah Kerjasama Penelitian dengan mitra memberikan manfaat pada Program Studi di UNIDA Gontor
  2. Tersedianya roadmap penelitian yang jelas dan relevan
  3. Mahasiswa banyak dilibatkan dalam penelitian
  4. Tersedianya Dana Penelitian Internal dan Eksternal yang dapat diakses oleh semua dosen.
  5. Hasil Penelitian dibutuhkan untuk pemutakhiran Kurikulum
  6. Tren jumlah penelitian semakin membaik dalam 3 tahun terakhir

Faktor Penghambat:
  1.  Rata-rata jumlah penelitian dalam 3 tahun belum mencapai 1 penelitian per dosen
3 PkM PkM berdasarkan pada roadmap yang berbasis Islamisasi

Hasil PkM harus terintegrasikan ke dalam Kurikulum dan dapat memberikan manfaat pada masyarakat.


Ketersediaan dana PkM, baik Internal maupun eksternal
Faktor Pendukung:
  1. Jumlah Kerjasama PkM dengan mitra memberikan manfaat pada pelaksanaan PkM di Program Studi di UNIDA Gontor
  2. Tersedianya Dana PkM Internal dan Eksternal yang dapat diakses oleh semua DTPS
  3. Tersedianya roadmap PkM yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat
  4. Luaran PkM berupa Buku atau HKI

Faktor Penghambat:
  1. Rata-rata jumlah PkM masih belum sehat (minimal 1)
  2. Belum seluruh luaran PkM berupa Buku atau HKI

Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian VMTS dan Tindak Lanjut
Hasil evaluasi ketercapaian VMTS UNIDA Gontor merumuskan beberapa catatan. Catatan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Batasan waktu yang cukup panjang, sehingga diperlukan konsistensi dan koherensi dengan rumusan visi UNIDA.
  2. Belum optimalnya implementasi tri darma perguruan tinggi sebagian sivitas akademika untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan UNIDA Gontor.
  3. Perubahan dan perkembangan IPTEK yang cepat menuntut penyesuaian perencanaan kebijakan dan juga strategi UNIDA Gontor secara konsisten dengan jarak yang semakin pendek dan siklus yang lebih cepat.
  4. Rumusan yang ada meniscayakan dosen untuk memasukkan artikel di jurnal internasional dan disitasi oleh akademisi internasional.
Dalam menyikapi masalah tersebut dapat disimpulkan bahwa akar permasalahan terletak pada sikap kompetitif ilmiah dan etos kerja sivitas akademika, produk luaran dosen berupa penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat, dan tantangan globalisasi dalam pembentukan karakter mahasiswa, dosen, dan lulusan UNIDA Gontor.
Sebagai langkah tindak lanjut, UNIDA Gontor semakin gencar mengadakan sosialisasi kepada stakeholder eksternal dalam rangka memahamkan mereka akan VMTS UNIDA Gontor. Program tersebut juga diimbangi dengan penguatan pemahaman VMTS UNIDA Gontor bagi internal UNIDA Gontor sehingga dapat diimplementasikan dalam setiap kegiatan, bahkan lebih jauh menjadi dasar dalam pola pikir, sikap, dan tingkah laku para sivitas akademika.
Sebagai bentuk pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, produk luaran dosen berupa penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat memiliki peran yang vital. Gairah para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat perlu ditingkatkan dengan berbagai reward dan punishment sebagai salah satu faktor pendorongnya. Kewajiban mahasiswa untuk mengisi AKPAM sebagai syarat mengikuti UAS diharapkan mampu melahirkan semangat dan etos kerja ilmiah.
Para dosen juga dituntut dapat lebih banyak berkontribusi dalam bidang tersebut. Penyediaan dana penelitian dan sistem reward merupakan beberapa langkah nyata dalam rangka meningkatkan kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Setelah itu, peningkatan kualitas akan diadakan secara bertahap agar produk luaran tersebut berupa buku, jurnal, publikasi, produk, hingga jasa dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Terakhir adalah tindak lanjut UNIDA Gontor dalam menyikapi tantangan globalisasi. Tantangan tersebut tidak hanya menimbulkan banyak efek negatif bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan UNIDA Gontor, namun juga memacu mereka untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman. Nilai-nilai pesantren adalah nilai yang abadi dan tidak bertentangan dengan zaman. Ia justru dapat memberi corak khas di era globalisasi yang identik dengan krisis identitas. Dengan berpegang pada semboyan ‘al-muchaafadzatu ‘ala-l- Qadiim ash-Shaalih wa’l-Akhdzu bi’l Jadidi’l Ashlah” `menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik`, diharapkan UNIDA Gontor tetap menjadi representasi perguruan tinggi pesantren yang tidak hanyut dengan arus deras globalisasi.
1
2KRIT2ligvqlwxvpUpdate Apt Kriteria: 2 [url=http://www.gpj5ucz6c69683w76tvujs656lu7r153s.org/]uligvqlwxvp[/url] aligvqlwxvp ligvqlwxvp http://www.gpj5ucz6c69683w76tvujs656lu7r153s.org/ 0
3KRIT3gtyoixhzmUpdate Apt Kriteria: 3 [url=http://www.g5v2r387h3210d1nqth1567w4kjzui0ws.org/]ugtyoixhzm[/url] gtyoixhzm http://www.g5v2r387h3210d1nqth1567w4kjzui0ws.org/ agtyoixhzm 0
4KRIT4Sumber Daya ManusiaDalam mewujudkan berbagai tujuan dan sasaran tersebut, UNIDA Gontor perlu banyak dukungan sumber daya manusia (SDM). SDM di UNIDA Gontor terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan staff. Dosen di lingkungan UNIDA Gontor saat ini berjumlah 230 dosen. Jumlah tersebut terdiri dari 224 dosen tetap dan 6 dosen tidak tetap. Berdasarkan kualifikasi, dosen UNIDA Gontor yang lulusan Strata 2 berjumlah 194 dosen dan lulusan Strata 3 berjumlah 30 dosen. Berdasarkan jabatan akademik, sebanyak 2 dosen UNIDA Gontor berpangkat  Guru Besar, 2 dosen berpangkat Lektor Kepala, 27 dosen berpangkat Lektor, 70 dosen berpangkat Asisten Ahli, dan 123 dosen  Tenaga Pengajar.Di samping dosen, SDM UNIDA Gontor juga terdiri dari Tenaga Kependidikan. Jumlah Tenaga Kependidikan di lingkungan UNIDA Gontor adalah 76 tenaga kependidikan dan 87 staf. Kualifikasi TenDik adalah 2 orang lulusan Strata 2, 160 lulusan strata 1, dan 1 orang lulusan Diploma 3.

Berdasarkan rasio kecukupan, jumlah dosen di UNIDA Gontor adalah cukup dengan rasio (1:18). Di sisi lainnya, rasio Tenaga Kependidikan di lingkungan UNIDA Gontor masih kurang cukup karena jumlahnya masih minim dan belum mencukupi standar. Berdasarkan kinerjanya, dosen di UNIDA tergolong baik. Hal tersebut dapat terlihat dari etika, ketertiban administrasi, kehadiran perkuliahan, dan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal tersebut berbanding lurus dengan kinerja Tenaga Kependidikan di UNIDA Gontor yang juga tergolong baik. Hal tersebut dapat terlihat dari etos kerja, program kerja, dan hasil usaha yang ada.

SDM UNIDA Gontor banyak menorehkan prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun Penunjang akademik. Beberapa dosen menjadi visiting lecturer di Perguruan Tinggi seperti Dr. Syamsuddin Arif, M.A. yang merupakan Associate Professor di University of Technology Malaysia (UTM) dan Assistant Professor di International Islamic University of Malaysia (IIUM). Selain itu beberapa prestasi dan penghargaan juga diberikan kepada dosen UNIDA Gontor seperti gelar Doktor Honoris Causa kepada Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dari Fatoni University di Thailand dan Penghargaan di bidang Pengembangan dan Pengajaran Bahasa Arab dari King Saud University kepada Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A.
0
5KRIT5Keuangan, Sarana, dan PrasaranaSumber daya keuangan di UNIDA Gontor berasal dari iuran mahasiswa, wakaf produktif Pondok Modern Darussalam Gontor, dan beberapa bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Wakaf produktif Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi penyumbang dana terbesar. Hal ini yang menjadikan kekuatan UNIDA Gontor sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta. Wakaf produktif tersebut dialokasikan pada pemenuhan kesejahteraan dosen dan mahasiswa, pemberian beasiswa mahasiswa, dan pembangunan sarana dan prasarana.  Karenanya, Perolehan sumber dana di UNIDA Gontor yaitu 44% bersumber dari mahasiswa dan 56 % bersumber selain dari mahasiswa, terdiri dari : hasil unit-unit usaha milik YPTD UNIDA Gontor dan  dana Hibah baik dari Instansi pemerintah maupun swasta. Hal ini melampaui SN, yaitu 10%.
Sejak berdirinya UNIDA Gontor di tahun 2014, berbagai sarana dan prasarana penunjang akademik dilengkapi secara bertahap. Dimulai dari pembangunan Gedung Utama sebagai kelas perkuliahan dan kantor-kantor rektorat, biro, lembaga, dan fakultas,  4 asrama mahasiswa putra, 4 asrama mahasiswi, Pusat Studi Sirah Nabawiyyah, Perumahan Dosen, dan Gedung Program Pascasarjana. Berbagai prasarana juga dikembangkan guna menunjang berbagai kepentingan akademik dan sistem kepesantrenan di UNIDA Gontor.
Sistem informasi keuangan, akademik, dan perpustakaan juga mulai dilengkapi. UNIDA Gontor mulai menyusun https://simpatika.unida.gontor.ac.id/ untuk mengakses jadwal dosen, https://siakad.unida.gontor.ac.id/ untuk keperluan akademik dosen dan mahasiswa, https://simpeg.unida.gontor.ac.id/ sebagai akses pegawai UNIDA Gontor, dan sistem perpustakaan. Akses WIFI juga cukup memadai sebesar 437.920 Kbps dengan jatah bandwidth sekitar 107.9 Kbps untuk setiap pengguna.
 
0
6KRIT6PendidikanLatar Belakang
Pendidikan adalah kegiatan dan fokus inti dari UNIDA Gontor. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di UNIDA Gontor tidak lain adalah dalam rangka menjalankan fungsi pendidikan dan menghasilkan lulusan sesuai dengan profil yang diinginkan. Karenanya, standar kurikulum UNIDA Gontor meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
  1. Kurikulum yang disusun UNIDA Gontor mengintegrasikan sistem pendidikan tinggi berstandar nasional dengan sistem pesantren.  Kurikulum ini didukung dengan berbagai sumberdaya dan sarana serta prasarana yang sangat memadai.
  2. Pembelajaran di UNIDA Gontor diatur dalam pedoman akademik UNIDA Gontor. Standar pengelolaan yang diterapkan mengacu pada standar kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Dalam mendukung pembelajaran di UNIDA Gontor diadakan penugasan dosen, penetapan strategi, metode, dan media pembelajaran serta monev kurikulum dan hasil pembelajaran.
  3. Kurikulum UNIDA Gontor juga telah mengintegrasikan hasil penelitian dan PkM dalam pembelajaran. Dengan ciri khas Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer dan pendidikan bahasa Arab dan Inggris, UNIDA Gontor memanfaatkan berbagai hasil penelitian dan PkM ke dalam pengembangan kurikulum.
  4. Suasana Akademik di UNIDA Gontor diatur dalam Statuta UNIDA Gontor pasal 45, 46, dan 47 bersamaan dengan Kebebasan Mimbar Akademik dan Otonomi Keilmuan. Kesemuanya telah diupayakan dan dijamin sesuai dengan nilai-nilai kepondokmodernan dan keilmuan.
  5. Dengan demikian, UNIDA Gontor memiliki posisi streegis di antara Perguruan Tinggi di  dan memiliki Daya Saing dengan perguruan-perguruan tinggi sekitar seperti UNMUH Ponorogo, IAIN Ponorogo, INSURI Ponorogo, UNMER Ponorogo. Namun, dengan distingsi yang dimiliki, UNIDA Gontor memiliki pangsa pasar bukan hanya lokal atau interlokal, namun nasional bahkan internasional. Hal tersebut dibuktikan dengan 457 mahasiswa asing yang tertarik belajar di UNIDA Gontor dalam 3 tahun terakhir
Kebijakan
Kurikulum Pendidikan dan Pengajaran yang disusun di UNIDA Gontor adalah dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh UNIDA Gontor. Dengan pendidikan dan pengajaran, target yang ingin dicapai adalah dihasilkannya insan yang beriman, berakhlaq mulia, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran kreatif, dan menguasai 10 kompetensi dasar yang dibutuhkan dunia yang mampu mengamalkan ilmunya secara kreatif, inovatif dan profesional, serta sanggup berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. 10 kompetensi tersebut meliputi problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligent, judgement and decision making, service orientation, negotiation, dan cognitive flexibility.

Tujuan tersebut merupakan bentuk nyata dari Amanat Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor yang tertuang dalam Piagam Penyerahan Wakaf tahun 1958. Dalam piagam tersebut, PMDG diharapkan dapat berkembang menjadi perguruan tinggi Islam yang bermutu dan berarti. Bermutu artinya berkualitas dan memiliki kompetensi yang mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. Adapun berarti adalah kebermanfaatan ilmu dan kemampuan para lulusannya di masyarakat.

Karenanya, kebijakan kurikulum di UNIDA Gontor merupakan integrasi dari peraturan perguruan tinggi nasional dan sistem kepesantrenan. Berikut adalah peraturan dan kebijakan yang menjadi landasan kebijakan penyelenggaraan pendidikan, tujuan dan sasaran pendidikan, strategi dan metode pencapaian, dan instrumen pencapaian pendidikan di UNIDA Gontor:
  1. Undang-Undang Negara Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Indonesia
  2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
  3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 73 tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bidang Pendidikan Tinggi, pasa 10 ayat 4 huruf b;
  5. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 49 tahun 2014 yang kemudian diperbaharui dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan  Pendidikan Tinggi Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
  6. Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa,
  7. Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 Tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  8. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan islam Nomor: DJ.I/DT.I.IV/1591.A/2011 tentang Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi bagi dosen di lingkungan PTAI;
  9. Statuta Universitas Darussalam Gontor Ponorogo;
  10. Rencana Induk Pengembangan UNIDA Gontor 2016-2040;
  11. Rencana Strategis UNIDA Gontor 2016-2020;
  12. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No 595/UNIDA/R-e/II/1439 tentang Dokumen Mutu (Dokumen SPMI) UNIDA Gontor tahun 1439/2017;
  13. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 tentang Peraturan Akademik UNIDA Gontor;
  14. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 pasal 19 tentang Program Hafalan al-Qur’an;
  15. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor Nomor: 831/UNIDA/R-e/IX/1438 tentang Pengesahan Buku Panduan dan Pedoman Universitas
  16. Pedoman Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang disusun oleh Direktorat Islamisasi;
  17. SOP Kegiatan Penunjang Akademik yang disusun oleh Direktorat Kepengasuhan;
  18. SOP Pembelajaran UNIDA Gontor.
  19. SK Rektor UNIDA Gontor No 230/UNIDA/R-e/XII/1437 Tentang Pedoman Pengelolaan sarana dan prasarana
  20. SK Rektor UNIDA Gontor No 231/UNIDA/R-e/XII/1437 tentang Penetapan SOP Pengelolaan Sarana dan Prasarana;
  21. SK Rektor UNIDA Gontor No 161/UNIDA/R-e/VII/2016 tentang Kode Etik Dosen;
  22. SK Rektor UNIDA Gontor No 163/UNIDA/R-e/VII/2016 tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan;
  23. SK Rektor UNIDA Gontor No 162/UNIDA/R-e/VII/2016 tentang Kode Etik Mahasiswa UNIDA Gontor.
 
  1. Standar Perguruan Tinggi dan Strategi Pencapaian Standar
No Standar Strategi Pencapaian Indikator Ketercapaian Sumber Daya Mekanisme Kontrol
1 Isi Pembelajaran (Kurikulum) Menyusun Kurikulum yang sesuai dengan CPL dan dimutakhirkan secara berkala  -Institusi telah menentukan CPL sesuai dengan VMTS
-Seluruh Prodi telah memiliki Kurikulum
-Tersedianya Mata Kuliah sesuai dengan CPL Prodi
-Terlaksananya Pemutakhiran Kurikulum (KKNI)
Pimpinan Universitas, Dekan, Kaprodi, Alumni, Stakeholder -Tersedianya buku pedoman Kurikulum PS
-Silabus Kurikulum yang telah disahkan oleh Dekan
-Review Kurikulum setiap 4 tahun
-Workshop Pemutakhiran Kurikulum
2 Pembelajaran Membuat kebijakan dalam proses pembelajaran sesuai KKNI -Terselenggaranya perencanaan proses pembelajaran sesuai dengan KKNI
-Tersedianya Kebijakan Pendidikan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proses pembelajaran
-UTS diadakan setelah 7 tatap muka dan UAS diadakan setelah 14 tatap muka
-Kehadiran mahasiswa minimal 75%
BAAK, Dekan, Kaprodi, Dosen, Mahasiswa -Jurnal Perkuliahan Dosen
-RPS yang telah disahkan oleh Kaprodi
-Rekap kehadiran mahasiswa dan dosen
-Pencekalan bagi mahasiswa/dosen yang belum memenuhi batas minimal
3 Integrasi Penelitian dan PkM dalam Pembelajaran Penelitian dan PkM diarahkan sesuai Roadmap Penelitian dan PkM dan terintegrasi dengan Kurikulum Pembelajaran Hasil Penelitian dan PkM Dosen menjadi rujukan dalam pembelajaran Dosen, Mahasiswa -Kesesuaian Penelitian dan PkM dengan Roadmap PS dan PT
4 Suasana Akademik Terciptanya suasana akademik yang kondusif dan mendukung pembelajaran di dalam kelas -Institusi telah menjamin keberadaan Suasana Akademik
-PS telah memiliki program peningkatan suasana akademik dalam RKAT
-Terlaksananya berbagai seminar, symposium, lokakarya, bedah buku, dan kajian-kajian.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahaiswaan Direktorat Islamisasi, Direktorat Kepengasuhan, BAAK, Dosen, Dosen Wali, Mahasiswa -Kontrol dari Pembimbing Asrama dan Direktorat Kepengasuhan
-Rapat Direktorat Islamisasi dengan Dosen
-Rapat Koordinasi Dewan Mahasiswa dengan WR Bidang Akademik dan Direktorat Kepengasuhan.
5 Penilaian Pembelajaran Program Studi menyelengggarakan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa sesuai mekanisme yang berlaku. -Integrasi Penilaian Akademik dan Kesantrian
-Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Program Studi
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahaiswaan Direktorat Islamisasi, Direktorat Kepengasuhan, BAAK, Dosen, Dosen Wali, Mahasiswa -Pelaporan AKPAM sebagai syarat mengikuti UAS
-Kelulusan Ujian Tahfidz sebagai syarat mengikuti UAS
-Kelulusan Ujian Bahasa sebagai syarat penulisan tugas akhir
 
  1. Indikator Kinerja Utama
  1. Kurikulum
Dalam rangka mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran yang dicanangkan, UNIDA Gontor menyusun berbagai kurikulum. Kurikulum tersebut merupakan hasil integrasi sistem pendidikan tinggi dan pesantren sebagaimana tertuang dalam visi dan misi UNIDA Gontor.
Peraturan terkait penetapan kurikulum Pendidikan dan Pengajaran di UNIDA Gontor telah diatur di dalam Statuta UNIDA Gontor pasal 24, 25, 26, dan 27. Secara umum, kurikulum di UNIDA Gontor berpedoman pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap mengacu pada nilai kepesantrenan. Secara khusus, kurikulum disusun dan dikembangkan oleh masing-masing prodi sesuai dengan Standar Nasional dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan dengan mengacu kepada nilai kepondokmodernan.
Berbagai pedoman disusun sebagai tindak lanjut penetapan kurikulum tersebut. Hingga saat ini, telah tersusun beberapa pedoman kurikulum pendidikan dan pengajaran UNIDA Gontor baik dalam kegiatan di luar kelas maupun kegiatan kepesantrenan. Pedoman tersebut antara lain:
  1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
  2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 73 tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bidang Pendidikan Tinggi, pasa 10 ayat 4 huruf b;
  3. Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa,
  4. Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 Tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  5. Statuta Universitas Darussalam Gontor Ponorogo;
  6. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No 595/UNIDA/R-e/II/1439 tentang Dokumen Mutu (Dokumen SPMI) UNIDA Gontor tahun 1439/2017;
  7. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 tentang Peraturan Akademik UNIDA Gontor;
  8. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 pasal 19 tentang Program Hafalan al-Qur’an;
  9. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor Nomor: 831/UNIDA/R-e/IX/1438 tentang Pengesahan Buku Panduan dan Pedoman Universitas
  10. Pedoman Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang disusun oleh Direktorat Islamisasi;
  11. SOP Kegiatan Penunjang Akademik yang disusun oleh Direktorat Kepengasuhan;
  12. SOP Pembelajaran UNIDA Gontor.

Berbagai pedoman tersebut disusun oleh unit kerja yang bertanggungjawab. Setelah tersusun, diadakan rapat koordinasi dengan semua unit kerja terkait dan fakultas. Hasil koordinasi kemudian menjadi catatan dalam penyempurnaan pedoman untuk kemudian diserahkan kepada Rektor untuk disahkan. Karenanya, pedoman tersebut menjadi landasan semua sivitas akademika UNIDA Gontor dalam pelaksanaan program pendidikan dan pengajaran.
  1. Pembelajaran

Ketersediaan Penerapan Sistem Penugasan Dosen
Dalam sistem penugasan dosen, kebijakan yang diambil UNIDA Gontor dipertimbangkan berdasar kebutuhan, kualifikasi, keahlian, dan pengalaman. Rekrutmen dan pemerataan dosen didasarkan pada kebutuhan mahasiswa di prodi tersebut. Selain bertugas sebagai tenaga pengajar, para dosen juga ditugaskan dalam membimbing kegiatan kepesantrenan dan mahasiswa di luar kelas seperti berbagai kepanitiaan, tahfidz, serta pengembangan bahasa Arab dan Inggris. Karenanya, rasio perbandingan dosen dan mahasiswa di UNIDA Gontor saat ini tergolong sehat, yaitu 1:18.

Dosen yang direkrut juga sesuai dengan kualifikasi dan keahlian di bidang tersebut. Hal ini sesuai dengan definisi dosen dalam Peraturan Pemerintah RI No 37 tahun 2009, yaitu pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Maka, salah satu bentuk profesionalitas dapat ditunjukkan dengan sertifikat pendidik dan sertifikat keahlian. Sampai saat ini, 51 orang atau 22% dari total dosen UNIDA Gontor telah memiliki sertifikat pendidik.

Dalam rangka meningkatkan keahlian dan pengalaman dosen, UNIDA Gontor mengadakan berbagai pelatihan, kursus, workshop, seminar, dan studi lanjut. Diantara kegiatan tersebut yang telah terlaksana adalah:
    1. Menyelenggarakan diskusi dosen dan konsorsium untuk melakukan review secara periodik terhadap silabus mata kuliah agar selalu dapat menyesuaikan perkembangan keilmuan yang mutakhir;
    2. Menyelenggarakan Workshop Kurikulum KKNI di Gedung CIOS UNIDA Gontor yang dilaksanakan pada 29-31 Januari 2016 dengan narasumber Prof. Bermawy Munthe dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
    3. Menyelenggarakan Workshop Kurikulum KKNI di Gedung CIOS UNIDA Gontor yang dilaksanakan pada 15-16 Februari 2016 degan narasumber Prof. Bermawy Munthe dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
    4. Menyelenggarakan Workshop bertajuk ’Toward World Class University’ yang dilaksanakan pada 5 Maret 2016 dengan narasumber Prof. Dr. Muhammad Amin Abdullah dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
    5. Menyelenggarakan Workshop bertajuk ’Toward World Class University’ yang dilaksanakan pada 5 Maret 2016 dengan narasumber Prof. Dr. Aflatun Mukhtar dari UIN Raden Fatah Palembang;
    6. Mengirimkan beberapa dosen dalam Workshop Penyusunan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Bagi PTS di lingkungan Kopertis Wilayah VII tahun 2018 di Mojokerto pada 26-28 April 2018;
    7. Mengirimkan dosen dalam Workshop Manajemen Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2018 Angkatan II yang diselenggarakan pada tanggal 16-18 September 2018 di Hotel Regent’s Park Malang;
    8. Mengirimkan dosen dalam Workshop Sosialisasi dan  Pelatihan Akreditasi IAPT 3.0 di Lorin Solo Hotel yang diadakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada 30 November – 1 Desember 2018;
    9. Mengadakan pelatihan materi Islamisasi kepada seluruh dosen, staff, tenaga kependidikan, dan mahasiswa setiap dua minggu. Langkah yang demikian dilakukan untuk mengarahkan program studi dalam menentukan kurikulum dan silabus yang sesuai dengan Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang menjadi visi dan misi UNIDA Gontor.
    10. Kegiatan-kegiatan penunjang proses penyusunan kurikulum berbasis KKNI yang  berkaitan dengan mata kuliah di bawah kendali prodi.

Penetapan Strategi, Metode, Dan Media Pembelajaran
UNIDA Gontor menekankan strategi, metode, dan pemanfaatan media pembelajaran untuk memaksimalkan transformasi dan pengembangan keilmuan. Di samping itu, UNIDA Gontor memiliki fokus dalam pembentukan karakter pendidik dalam diri semua dosen. Hal ini sesuai dengan filsafat hidup di Pondok Modern Darussalam Gontor bahwa jiwa pengajar (ruh al-Mudarris) lebih penting dari metode pembelajaran yang digunakan.
Dalam rangka meningkatkan jiwa pendidik, UNIDA Gontor menyelenggarakan pengarahan secara menyeluruh setiap Dwipekan. Perkumpulan ini diadakan dalam rangka mengarahkan, membimbing, dan mengevaluasi kinerja para dosen. Rektor dan dosen-dosen senior lainnya menjadi pembicara dalam perkumpulan ini dan membagikan berbagai pengalaman mereka selama berada di UNIDA Gontor.
Hal tersebut diadakan dalam rangka memotivasi dan memberikan teladan kepada seluruh tenaga pengajar. Sentuhan-sentuhan ideologis dan spiritualis merupakan sebuah upaya universitas dalam menciptakan tenaga pengajar yang sesuai dengan kualifikasi dan jiwa pesantren.
Selain itu, diadakan pula perkumpulan tiap dwi pekan terkait pembelajaran materi Islamisasi. Perkumpulan ini diisi dengan program perbaikan bacaan al-Qur’an (tahsin al-Qira’ah), renungan, dan pemberian materi Islamisasi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membentuk dosen yang sesuai dengan jiwa pesantren dan memiliki pandangan dan perspektif yang berlandaskan Islam (Islamic Worldview).
Selanjutnya, berbagai kegiatan peningkatan metode pembelajaran juga tetap diadakan. Terlebih saat menghadapi Revolusi Industri 4.0., para dosen dituntut untuk lebih kreatif dalam mentransformasikan dan mengembangkan keilmuan. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan para dosen juga diarahkan kepada Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer.
Dalam pemanfaatan media pembelajaran, UNIDA Gontor memberikan keleluasaan bagi tiap dosen untuk menggunakan kreativitas masing-masing. Berbagai sarana dan prasarana penunjang kegiatan telah dipersiapkan oleh perguruan tinggi. Mulai dari Prasarana untuk kegiatan akademik dan kepesantrenan, sarana penunjang kegiatan akademik dan kepesantrenan, hingga sistem informasi disediakan dalam rangka memenuhi sasaran tersebut.

Monev Pembelajaran Dan Kurikulum
Setelah proses pembelajaran selesai, UNIDA Gontor mengadakan monitoring dan evaluasi dari setiap kegiatan. Setiap minggu, diadakan monitoring dan evaluasi mingguan di tingkat Prodi dan Fakultas. Monitoring dan evaluasi ini membahas tentang ketercapaian RPS, kehadiran Dosen, kehadiran mahasiswa, dan ketepatan waktu perkuliahan.
Di tiap akhir semester juga diadakan evaluasi prodi dan fakultas terkait proses dan hasil pembelajaran. Mahasiswa yang tercekal, baik karena tahfidz, AKPAM, maupun kehadiran dan hasil UAS  menjadi salah satu topik pembahasan evaluasi. Di samping itu, juga diadakan evaluasi terkait kinerja dosen dilihat dari kehadiran, isi jurnal perkuliahan, kesesuaian pemberian materi dengan RPP/RPS, dan hasil pembelajaran yang dicapai mahasiswa.
Dalam waktu paling cepat 3 tahun dan paling 5 tahun diadakan review kurikulum. Hal ini diadakan dalam rangka mengembangkan dan memutakhirkan kurikulum yang sudah ada. Dalam review ini, selain para dosen di fakultas, melibatkan pula stakeholders, baik internal maupun eksternal, para lulusan, dan pengguna lulusan. Dengan demikian, kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran benar-benar ditujukan untuk melahirkan profil lulusan yang dibutuhkan oleh masyarakat.
  1. Integrasi Kegiatan Penelitian dan PkM dalam Pembelajaran
Tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan satu kesatuan yang harus dilaksanakan oleh insan akademisi di UNIDA Gontor dalam rangka menunjang peningkatan kualitas pembelajaran. Untuk mewujudkan pelaksanaan tridarma maka salah satu arah kebijakan yang ditempuh adalah pembelajaran yang dilakukan oleh dosen hendaknya sedapat mungkin berbasis penelitian (research). Sebagai dasar kebijakan tersebut, maka pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), menyusun pedoman pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang bersifat mengarahkan peneliti agar tetap menjaga dan meningkatan kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan. Terdapat buku penjaminan mutu penelitian sebagai standar baku dalam setiap jenis penelitian di UNIDA.
Penelitian bagi dosen UNIDA Gontor melalui LPPM dilaksanakan setiap tahun. Tema-tema penelitian yang diangkat disesuaikan dengan kebutuhan Program Studi dan Universitas dalam mewujudkan rencana strategis dan rencana induk pengembangan UNIDA Gontor. Selain itu, tema-tema lain juga dapat diangkat menjadi penelitian dengan tetap berada dalam core Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang berbasis Islamic Worldview. Hingga saat ini sekitar 40% luaran penelitian mahasiswa Prodi Magister PBA menjadi buku acuan pembelajaran Bahasa Arab di seluruh Prodi di UNIDA Gontor.

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan dalam rangka mewujudkan rencana strategis dan rencana induk pengembangan UNIDA Gontor. Berbagai penelitian dan kajian berbasis Islamisasi dari berbagai rumpun disiplin ilmu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Fakta menunjukkan bahwa dosen-dosen yang aktif melaksanakan penelitian sudah mulai mengintegrasikan temuan-temuan risetnya sebagai dasar dalam melaksanakan pengabdian, baik pada penelitian dasar (fundamental), maupun penelitian-penelitian pengembangan perangkat pengabdiannya. Berbagai penelitian pengembangan yang dihasilkan dosen yang menghasilkan perangkat pembelajaran seperti, bahan ajar, media pembelajaran, alat peraga, maupun panduan dari suatu model pembelajaran telah diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran di kampus dan masyarakat.
  1. Suasana Akademik
UNIDA Gontor menjunjung tinggi kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan sesuai dengan nilai-nilai kepondokmodernan dan keilmuan. Peraturan terkait kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan diatur dalam Statuta UNIDA Gontor pasal 45, 46, dan 47. Karenanya, Rektor selaku pimpinan perguruan tinggi telah mengupayakan dan menjamin agar sivitas akademika UNIDA Gontor dapat melaksanakannya sesuai dengan nilai-nilai kepondokmodernan dan norma serta kaedah keilmuan yang ada.
Kebebasan akademik dimaknai sebagai bentuk kebebasan bagi seluruh sivitas akademika di UNIDA Gontor untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diminati melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salam satu implementasinnya adalah Pimpinan perguruan tinggi telah memberikan kesempatan dalam menyebarluaskan hasil penelitian dan menyampaikan pandangan akademik melalui kegiatan perkuliahan, ujian sidang, seminar, diskusi, simposium, ceramah, publikasi ilmiah, dan pertemuan ilmiah lain yang sesuai dengan kaídah keilmuan di depan para tim yang telah ditetapkan secara berkala.

Kebebasan Mimbar Akademik

Kebebasan mimbar akademik merupakan kebebasan setiap sivitas akademika dalam menyebarluaskan hasil penelitian dan menyampaikan pandangan akademik melalui kegiatan perkuliahan, ujian sidang, seminar, diskusi, ceramah, publikasi ilmiah, dan pertemuan ilmiah lain yang sesuai dengan kaidah keilmuan dan etika kepesantrenan yang berlaku. Di antara implementasinya adalah:
  1. UNIDA Gontor memfasilitasi sivitas akademika dalam melakukan publikasi dan presentasi ilmiah baik skala nasional maupun internasional.
  2. Mahasiswa UNIDA Gontor juga turut berkiprah dalam bidang pengembangan bakat dan minat melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) maupun organisasi mahasiswa pada fakultas dan program studi.
  3. Untuk mengembangkan budaya ilmiah, UNIDA Gontor juga rutin melakukan diskusi mingguan dan kajian Islamisasi setiap Jum’at malam. Setiap program studi juga melakukan diskusi mingguan sesuai dengan disiplin keilmuan masing-masing dan terbuka untuk semua mahasiswa UNIDA Gontor seperti Fassir (prodi IQT), Foksaa (prodi SAA), Ngopi (Ngobrol Pemikiran Islam prodi AFI), Fakta (Kajian Fakultas Tarbiyah), Kajian Friday Night Lecture, Kajian Monday Night Discussion, dan lain-lain.
  4. Dalam rangka mendukung budaya ilmiah dan menumbuhkan kebanggaan serta kepercayaan diri para mahasiswa dan dosen, UNIDA Gontor turut serta mengadakan berbagai forum ilmiah. Forum-forum yang diselenggarakan adalah seminar, konferensi, workshop, dan sarasehan yang melibatkan mahasiswa, dosen, pakar, dan undangan dari luar.
  5. Jaringan internet yang terbuka secara luas di kampus (asrama, kelas, dan sarana lainnya) sebagai fasilitas mahasiswa yang bisa diakses setiap saat melalui hotspot UNIDA.

Otonomi Keilmuan

Pimpinan perguruan tinggi mengupayakan dan menjamin setiap anggota sivitas akademika melaksanakan otonomi keilmuan secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dilandasi etika dan norma/ kaidah keilmuan, UU No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, peraturan akademik UNIDA Gontor, dan peraturan kemahasiswaan UNIDA Gontor. Otonomi keilmuan merupakan kemandirian dan kebebasan sivitas akademika sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga yang melekat pada kekhasan/keunikan cabang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga yang bersangkutan, dalam menemukan, mengembangkan, mengungkapkan, dan/atau mempertahankan kebenaran menurut kaídah keilmuannya untuk menjamin keberlanjutan perkembangan cabang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga.
Dengan jaminan adanya otonomi keilmuan di UNIDA Gontor ini diharapkan akan diperoleh pertumbuhan ilmu pengetahuan  secara berkelanjutan. Karena UNIDA Gontor merupakan universitas pesantren, maka Islamic studies dan integrasi ilmu pengetahuan umum dan Islam berbasis Islamisasi menjadi bentuk otonomi khas dalam pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat di UNIDA Gontor.

UNIDA Gontor memberikan kewenangan seluas-luasnya  kepada seluruh sivitas akademika untuk mengembangkan keilmuan sesuai kompetensi masing-masing dalam upaya mengembangkan keilmuan sesuai dengan perkembangan zaman. Hasil kebijakan otonomi keilmuan adalah adanya partisipasi dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa dalam mengembangkan penerapan keilmuan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh sivitas akademika di lingkungan UNIDA Gontor.
Diantara bentuk otonomi keilmuan yang dapat disebutkan adalah:
    1. Universitas mendorong sivitas akademika  untuk mendaftarkan hasil kekayaan ilmiahnya untuk mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Hingga saat ini, UNIDA Gontor telah memperoleh 33  HaKI.
    2. Mengundang pakar untuk memaparkan gagasan dan temuan ilmiah sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan keilmuan di UNIDA Gontor. Beberapa pakar yang datang adalah Dr. Zakir Naik, Prof. Dr. Dato’ Jamil Othman dari IIIT Malaysia, Prof. Mansyur Suryanegara, Prof. Draweesh dari IIUI Islamabad, para guru besar yang tergabung dalam Forum Universitas Afro-Asia (AAUF) dan Seminar Serantau Pendidikan Tinggi Islam (SeIPTI).
    3. Meningkatkan keterlibatan sivitas akademika dalam pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat serta mendorong karya tulis ilmiah hasil penelitian dan pengabdian dalam berbagai jurnal baik berskala nasional maupun internasional.
    4. Meningkatkan layanan administrasi akademik dan umum oleh tenaga kependidikan di tingkat universitas hingga fakultas dengan memberikan layanan yang prima.
    5. Pimpinan dan dosen mengutamakan otonomi keilmuan dengan bersikap terbuka terhadap temuan teori-teori baru atau bahkan jika terdapat perbedaan pendapat dikelola secara proporsional untuk kemajuan lembaga. Hasil temuan tersebut ditindaklanjuti dalam bentuk workshop, seminar, hingga diskusi dosen dwipekanan.

Sebagai kelanjutan dari pembentukan dan pengembangan suasana akademik, UNIDA Gontor mewujudkannya dalam bentuk Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan dan beberapa kebijakan Universitas. Beberapa kebijakan tersebut adalah:
      1. Pedoman BKD dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan islam Nomor: DJ.I/DT.I.IV/1591.A/2011 tentang Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi bagi dosen di lingkungan PTAI sebagai dasar evaluasi kinerja dosen dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi;
      2. Rektor UNIDA Gontor juga mendukung pendanaan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang menjadi presenter dalam konferensi maupun seminar maupun mempublikasikan karya ilmiahnya pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional;
      3. Sebagai penyediaan sarana dan prasarana pengembangan suasana akademik, maka pengelolaan prasarana dan sarana diatur melalui SK Rektor UNIDA Gontor No 230/UNIDA/R-e/XII/1437 Tentang Pedoman Pengelolaan sarana dan prasarana dan SK Rektor UNIDA Gontor No 231/UNIDA/R-e/XII/1437 tentang Penetapan SOP Pengelolaan Sarana dan Prasaran.
Suasana Akademik juga dikembangkan dengan mengedepankan etika akademik bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang diwujudkan melalui kebijakan SK Rektor UNIDA Gontor No 161/UNIDA/R-e/VII/2016 tentang Kode Etik Dosen; SK Rektor UNIDA Gontor No 163/UNIDA/R-e/VII/2016 tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan;dan SK Rektor UNIDA Gontor No 162/UNIDA/R-e/VII/2016tentang Kode Etik Mahasiswa UNIDA Gontor.
Suasana Akademik di UNIDA Gontor juga dibangun dengan berbagai kegiatan di luar kelas dan kepesantrenan. Interaksi dosen, staff, dan mahasiswa di dalam lingkungan pesantren dimaksudkan untuk membentuk karakter dan kepribadian para sivitas akademika UNIDA Gontor. Para dosen dan staff ditugaskan untuk terjun langsung dalam kegiatan mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Prodi, Wali Asrama, Pembimbing Akademik, Pembimbing Tahfizh, dan Pembimbing Dewan Mahasiwa sebagai bentuk langkah strategis peningkatan suasana akademik.
Di antara bentuk penanaman karakter di UNIDA Gontor adalah dengan bentuk keteladanan dan penugasan. Rektor, dosen, dan staff dituntut untuk menjadi teladan bagi semua mahasiswa UNIDA Gontor. Berbagai kegiatan dan kepanitiaan melibatkan dosen, staff, dan mahasiswa secara langsung merupakan sebuah sarana pendidikan dan pengajaran yang efektif. Para mahasiswa dapat belajar langsung di lapangan dengan meneladani para dosen dan staff yang juga terlibat. Di kemudian hari, para mahasiswa tersebut diberi penugasan berbekal pelajaran yang telah didapat dalam kegiatan-kegiatan sebelumnya dan dituntut untuk menjadi teladan bagi para juniornya.
  1. Indikator Kinerja Tambahan
No Standar Indikator Kinerja Tambahan Analisis Ketercapaian
1 Isi Pembelajaran (Kurikulum) Pengembangan Kurikulum berbasis Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer -Tersusunnya kurikulum berbasis Islamisasi di seluruh Prodi
-Tersusunnya Kurikulum Pembelajaran bahasa Arab dan Inggris di seluruh Prodi
2 Pembelajaran Proses Pembelajaran dengan menggunakan bahasa arab atau inggris -Terlaksananya pembelajaran dengan bahasa Arab atau Inggris
-Terlaksananya Ujian Bahasa sebagai syarat Penulisan Tugas Akhir
-Penulisan Tugas Akhir menggunakan bahasa Arab atau Inggris
3 Suasana Akademik Penerapan Suasana Akademik dengan Model Pesantren -Terlaksananya berbagai kajian yang wajib diikuti seluruh mahasiswa dan dosen seperti kajian Islamisasi pekanan, kajian kitab-kitab turats, kuliah umum dari berbagai tamu, ahli/pakar, dan dosen, di dalam maupun di luar kelas.
-Mahasiswa dan Dosen berinteraksi selama 24 jam di dalam kampus
4 Penilaian Pembelajaran Integrasi IP Akademik dengan IP Kesantrian -Telah diterapkan angka IP Kesantrian Minimal sebagai syarat mengikuti ujian.
-Kelulusan ujian Tahfidz sebagai syarat mengikuti ujian
-Penilaian mahasiswa berprestasi dengan integrasi IPK dan IPKs
 
  1. Evaluasi Capaian Kinerja
No Standar Capaian Kinerja Faktor Pendukung/Penghambat Tindak Lanjut
1 Isi Pembelajaran (Kurikulum)  -Institusi telah menentukan CPL sesuai dengan VMTS
-Seluruh Prodi telah memiliki Kurikulum
-Tersedianya Mata Kuliah sesuai dengan CPL Prodi
-Terlaksananya Pemutakhiran Kurikulum (KKNI)
Faktor Pendukung:
CPL jelas dan telah tersosialisasikan dengan baik kepada seluruh pemangku kebijakan

Telah diadakan workshop penyusunan kurikulum bagi seluruh Dosen

Faktor Penghambat:
Paradigma Kurikulum yang selalu dinamis (KKNI – OBE) membuat PS harus selalu mengupgrade kurikulum yang ada 

Melakukan review kurikulum setiap 4 tahun dan selalu melibatkan alumni dan stakeholder dalam pemutakhiran kurikulum sesuai kebutuhan masyarakat
2 Pembelajaran -Terselenggaranya perencanaan proses pembelajaran sesuai dengan KKNI
-Tersedianya Kebijakan Pendidikan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proses pembelajaran
-UTS diadakan setelah 7 tatap muka dan UAS diadakan setelah 14 tatap muka
-Kehadiran mahasiswa minimal 75%
Faktor Pendukung:
Para mahasiswa dan dosen yang berada di dalam kampus memudahkan monitoring disiplin pembelajaran

Kalender akademik yang telah disusun melibatkan seluruh pemangku kebijakan sehingga kegiatan perkuliahan dan kegiatan lainnya dapat berjalan tanpa bertabrakan

Faktor Penghambat:
Masih ada mahasiswa yang tercekal kehadiran
Mengadakan workshop bagi dosen-dosen baru agar lebih kreatif dalam metode pembelajaran.

Meningkatkan disiplin perkuliahan dan memahamkannya kepada mahasiswa agar tidak ada yang tercekal kehadiran minimal
3 Integrasi Penelitian dan PkM dalam Pembelajaran Hasil Penelitian dan PkM Dosen menjadi rujukan dalam pembelajaran Faktor Pendukung:
Hasil Penelitian dan PkM sudah disesuaikan dengan fokus utama pembelajaran UNIDA Gontor, yaitu Islamisasi dan Pembelajaran bahasa

Luaran Mahasiswa Pascasarjana menjadi rujukan dalam pembelajaran bahasa dan Islamisasi
Memperbanyak penelitian dan PkM yang menjadi rujukan pembelajaran sesuai dengan fokus masing-masing PS
4 Suasana Akademik -Institusi telah menjamin keberadaan Suasana Akademik
-PS telah memiliki program peningkatan suasana akademik dalam RKAT
-Terlaksananya berbagai seminar, symposium, lokakarya, bedah buku, dan kajian-kajian.
Faktor Pendukung:
Perguruan tinggi model pesantren memungkinkan interaksi mahasiswa dan dosen di luar kelas lebih banyak dan memperbanyak kegiatan penunjang akademik di luar kelas.
Meningkatkan suasana akademik dengan kegiatan yang lebih variatif dan melibatkan perguruan tinggi / masyarakat sekitar
5 Penilaian Pembelajaran -Integrasi Penilaian Akademik dan Kesantrian
-Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Program Studi
Faktor Pendukung:
Kegiatan Penunjang Akademik yang banyak dan variatif sesuai minat dan bakat mahasiswa membuat nilai IPKs meningkat setiap tahunnya.

 
Meningkatkan standar IPK dan IPKs dalam penentuan prestasi mahasiswa

Menerbitkan SKPI yang berisi kegiatan IPKs mahasiswa
 
  1. Penjaminan Mutu Proses Pendidikan
Sistem penjaminan mutu di UNIDA Gontor mengacu pada dokumen-dokumen penjamin mutu sebagai berikut:
  1. Pernyataan Komitmen Mutu yang ditandatangani oleh Rektor UNIDA Gontor tahun 2016;
  2. Kebijakan Mutu UNIDA Gontor tahun 2017;
  3. Manual Mutu UNIDA Gontor tahun 2017;
  4. Standar Mutu UNIDA Gontor tahun 2017;
  5. Formulir SPMI UNIDA Gontor.          

Unsur pelaksana penjaminan mutu di UNIDA Gontor dibentuk dengan disahkannya SK Rektor UNIDA Gontor Nomor 225/UNIDA/R-e/X/1435 tentang Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UNIDA Gontor. Dalam hal ini, LPM bertanggung jawab kepada Rektor atas penjaminan mutu dan keberlangsungan budaya mutu di lingkungan UNIDA Gontor.

Penetapan
Rektor UNIDA Gontor menetapkan dokumen acuan dalam penjaminan mutu pendidikan dan pengajaran di lingkungan UNIDA Gontor. Dokumen acuan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Statuta Universitas Darussalam Gontor Ponorogo;
  2. Rencana Induk Pengembangan UNIDA Gontor 2016-2040;
  3. Rencana Strategis UNIDA Gontor 2016-2020;
  4. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No 595/UNIDA/R-e/II/1439 tentang Dokumen Mutu (Dokumen SPMI) UNIDA Gontor tahun 1439/2017;
  5. Kebijakan Mutu UNIDA Gontor;
  6. Standar Mutu UNIDA Gontor;
  7. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 tentang Peraturan Akademik UNIDA Gontor;
  8. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor No. 675/UNIDA/R-e/IV/1437 pasal 19 tentang Program Hafalan al-Qur’an;
  9. SK Rektor Universitas Darussalam Gontor Nomor: 831/UNIDA/R-e/IX/1438 tentang Pengesahan Buku Panduan dan Pedoman Universitas
  10. Pedoman Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang disusun oleh Direktorat Islamisasi;
  11. SOP Kegiatan Penunjang Akademik yang disusun oleh Direktorat Kepengasuhan;
  12. SOP Pembelajaran UNIDA Gontor.
  13. SK Rektor UNIDA Gontor No 230/UNIDA/R-e/XII/1437 Tentang Pedoman Pengelolaan sarana dan prasarana
  14. SK Rektor UNIDA Gontor No 231/UNIDA/R-e/XII/1437 tentang Penetapan SOP Pengelolaan Sarana dan Prasarana;

Pelaksanaan
             Pelaksanaan penjaminan mutu menggunakan acuan Pedoman akademik yang telah ditetapkan oleh Rektor UNIDA Gontor. Pedoman tersebut meliputi isi kurikulum, proses pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran.

Evaluasi
Setelah proses pembelajaran selesai, UNIDA Gontor mengadakan monitoring dan evaluasi dari setiap kegiatan. Setiap minggu, diadakan monitoring dan evaluasi mingguan di tingkat Prodi dan Fakultas. Monitoring dan evaluasi ini membahas tentang ketercapaian RPS, kehadiran Dosen, kehadiran mahasiswa, dan ketepatan waktu perkuliahan.
            Di tiap akhir semester juga diadakan evaluasi prodi dan fakultas terkait proses dan hasil pembelajaran. Mahasiswa yang tercekal, baik karena tahfidz, AKPAM, maupun kehadiran dan hasil UAS  menjadi salah satu topik pembahasan evaluasi. Di samping itu, juga diadakan evaluasi terkait kinerja dosen dilihat dari kehadiran, isi jurnal perkuliahan, kesesuaian pemberian materi dengan RPP/RPS, dan hasil pembelajaran yang dicapai mahasiswa.
            Dalam waktu paling cepat 3 tahun dan paling lama 5 tahun diadakan review kurikulum. Hal ini diadakan dalam rangka mengembangkan dan memutakhirkan kurikulum yang sudah ada. Dalam review ini, selain para dosen di fakultas, melibatkan pula stakeholders, baik internal maupun eksternal, para lulusan, dan pengguna lulusan. Dengan demikian, kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran benar-benar ditujukan untuk melahirkan profil lulusan yang dibutuhkan oleh masyarakat.



Pengendalian
            Setelah pelaksanaan kegiatan evaluasi, BPM UNIDA Gontor melaporkan hasil evaluasi kepada Pimpinan UNIDA Gontor. Hasil evaluasi akan ditindaklanjuti dalam bentuk Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dihadiri para pemangku kebijakan di UNIDA Gontor, mulai dari Rektor hingga Kaprodi. Berbagai hasil evaluasi yang dirasa belum mencapai standar perlu segera melakukan perbaikan.

Peningkatan
            Sebagai upaya peningkatan dalam pengelolaan Pendidikan dan Pengajaran di UNIDA Gontor, Rektor UNIDA Gontor mengadakan berbagai workshop di dalam kampus tentang pengembangan diri dosen. Selain itu, para dosen juga difasilitasi untuk mengikuti pelatihan pengembangan diri dengan berbagai workshop, seminar, lokakarya, dan sebagainya.
  1. Kepuasan Pengguna
Lembar penilaian mahasiswa adalah lembar penilaian yang dilakukan oleh mahasiswa di setiap akhir semester untuk mengevaluasi bidang Pendidikan. Kuesioner penilaian ini disesuaikan dengan standar Kemenristek Dikti; sehingga reliabilitas dan validitasnya telah teruji. Penilaian mahasiswa terhadap bidang akademik mencakup beberapa aspek, yaitu: 1) Kejelasan materi perkuliahan yang diberikan dosen; 2) Waktu yang disediakan untuk diskusi dan tanya jawab; 3) Bahan ajar suplemen yang diberikan kepada mahasiswa untuk melengkapi materi perkuliahan; 4) Dosen mengembalikan hasil ujian/tugas dengan nilai yang obyektif; 5) Ketepatan waktu kehadiran dosen; 6) Kesesuaian bidang keahlian dosen; 7) Kualitas layanan staf akademik untuk memenuhi kepentingan mahasiswa; 8) Kualitas layanan staf akademik untuk memenuhi kepentingan mahasiswa; 9) Satuan acara perkuliahan materi dosen ; 10) Kesempatan melakukan komplain nilai kepada dosen; 11) Variasi mata kuliah pilihan yang ditawarkan.

Hasil pelaksanaan survey kepuasan mahasiswa dalam bidang akademik mendapatkan hasil rata-rata: Sangat memuaskan (78%), Memuaskan (19%), Cukup memuaskan (3%), Kurang memuaskan (0%), Tidak memuaskan (0%).

 
  1. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian Standar Pendidikan serta Tindak Lanjut.
Hasil evaluasi ketercapaian Standar Pendidikan UNIDA Gontor merumuskan beberapa catatan. Catatan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Beberapa Proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional
  2. Pemanfaatan laboratorium untuk praktikum masih minim
Dalam hasil evaluasi tersebut, ditemukan bahwa akar masalah adalah beberapa proses pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional dan ceramah. Beberapa dosen dan mahasiswa masih belum siap untuk bergeser dari paradigma Teacher Centered Learning (TCL) menuju Student Centered Learning (SCL). Ketidaksiapan tersebut dipengaruhi beberapa hal, diantaranya beberapa mata kuliah memiliki referensi dan bahasan yang cukup sulit untuk mahasiswa baru (semester 1 dan 2) sehingga mengharuskan dosen memulai dan memancing mahasiswa dengan metode ceramah, beberapa referensi masih sulit didapatkan oleh mahasiswa, dan kurangnya fasilitas pendukung yang dimiliki mahasiswa untuk mengakses rujukan digital.

Pemanfaatan laboratorium juga masih minim. Hal tersebut terkendala pemenuhan fasilitas laboratorium memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang tidak sedikit. Pihak dari PT juga perlu menyicil sedikit demi sedikit dalam pemenuhan fasilitas tersebut. Tenaga ahli dalam pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas laboratorium juga masih minim.
Pihak Universitas bekerjasama dengan Program Studi mencoba memenuhi standar sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran. Berbagai program juga dicanangkan oleh LPPM dalam membangkitkan gairah penelitian dan PkM yang sesuai dengan permasalahan masyarakat dan dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Research Based Learning (RBL) akan mulai diterapkan dalam tugas-tugas praktis mahasiswa UNIDA Gontor ke depannya guna menjembatani permasalahan tersebut.
 
0
7KRIT7Penelitian7. Penelitian
 
  1. Latar Belakang
Seiring dengan perkembang teknologi, khususnya teknologi informasi. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan bisa didapatkan dengan cepat, mudah dan murah. Salah satu tujuan penelitian perguruan tinggi adalah menghasilkan produk ilmu yang dihasilkan dari proses penelitian. Berbagai persoalan keilmuan masih banyak yang belum bisa diselesaikan. Permasalahan akademik merupakan salah satu wahana untuk diadakannya penelitian sehingga dapat menghasilkan temuan baru yang bermanfaat. Pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi integrasi sains, teknologi dan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan ilmu-ilmu keislaman dan tetap mengikuti perkembangan zaman.
Oleh karenanya untuk menghasilkan penelitian yang bermutu dan berarti, perlu arah dan kebijakan yang jelas tentang pengembangan penelitian di Univeritas. Berdasarkan keputusan rektor Nomor 969/UNIDA/R-e/VI/1439, maka disusun Rencana Strategis (Renstra) Penelitian UNIDA Gontor. Untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam rangka mempertahankan Visi, Misi dan jiwa pesantren. Maka dengan dilaksanakannya penelitian akan terjadi sebuah proses penelusuran, penemuan dan produksi kebaruan ilmu.
 
  1. Kebijakan
Dalam upaya untuk memberikan arah dan kebijakan yang jelas tentang pengembangan penelitian di Univeristas, maka disusun Rencana Strategis (Renstra). Renstra Penelitian UNIDA Gontor dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan prioritas yang dihasilkan dari hasil evaluasi diri dan kinerja penelitian UNIDA Gontor dengan melibatkan seluruh unit-unit pendukung dan sumberdaya dalam pelaksanaannya. Peta jalan (road-map) penelitian  yang berfokus pada islamisasi pengetahuan dapat menjadi pedoman serta acuan dalam program penelitian unggulan di UNIDA Gontor.
Kebijakan penelitian di Lingkungan Unida Gontor berdasarkan kepada:
  1. Peraturan Menteri Agama No 55 Tahun 2014 tentang penelitian dan PKM pada PT keagamaan
  2. Piagam wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor
  3. Statuta Unida Gontor BAB X lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Pasal 71 dan 72
  4. Renstra Unida Gontor tahun 2016-2020 SK Rektor Nomor: 457/UNIDA/R-e/XI/1437
  5. Kebijakan mutu SPMI tahun 2017
  6. SOP Penelitian
  7. Buku panduan penelitian
Sesuai dengan arah Renstra penelitian Unida Gontor focus penelitian berfokus pada: penelitian yang terkait dengan islamisasi, pendidikan dan filsafat, sosial humaniora, Ekonomi Islam, Hukum Ekonomi Syari’ah, tehnologi informatika dan komunikasi,  serta kesehatan dan lingkungan.


Pelaksanaan Penelitian
Pelaksanaan penelitian mengacu pada Buku Panduan Penelitian dan SOP yang diterbitkan oleh LPPM UNIDA Gontor dan kemenristekdikti, serta kemenag. SPMI UNIDA Gontor Nomor: 595/UNIDA/R-e/II/1439 tentang Dokumen Mutu pelaksanaan penelitian dan SOP manual mutu dan prosedur mutu pelaksanaan standar penelitian.
Pelaporan Penelitian
Pelaporan hasil penelitian: pelaksana penelitian wajib menyerahkan laporan akhir penelitian berdasarkan SOP proses pelaporan penelitian yang diterbitkan oleh LPPM UNIDA Gontor.
Tahapan pelaporan penelitian adalah sebagai berikut:
  • Menyampaikan informasi pengunggahan laporan penelitian.
  • Mengunggah laporan, penggunaan anggaran, log book  ke simlitabmas
  • Menerima laporan dan capaian pengeluaran.
  • Melaksanakan seminar hasil penelitian.
  • Mengarsipkan.
Pendanaan
Sumber pendanaan penelitian baik internal maupun eksternal merujuk pada BAB XV pembiayaan pada Statuta UNIDA Gontor pasal 89 ayat (1) berbunyi:
“Sumber dana penyelenggaraan pendidikan UNIDA Gontor berasal dari Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YTPD), pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dan sumber lain yang sah menurut ketentuan yang berlaku. “

Sistem pendanaan dalam pelaksanaan kegiatan penelitian bersumber dari dana internal institusi sendiri (Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam) dan dana eksternal (Kemenristekdikti, dan lembaga mitra, baik dalam maupun luar negeri).












 
  1. Standar Perguruan Tinggi dan Strategi Pencapaian Standar
Aspek Standar Sumber Daya Strategi Mekanisme Kontrol
Perencanaan
    1. Perumusan standar penetapan penelitian berbasis visi dan misi institusi
    2. Pengajuan usulan penelitian yang mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian yang diterbitkan oleh LPPM.
    3. Proposal diajukan oleh LPPM apabila telah disetujui ka prodi.
    4. Proposal diajukan setelah musyawarah dengan ka prodi
    5. usulan mengajukan ke Rektor agar mendapatkan reviewer
    6. Seleksi internal usulan penelitian
    7. Penelitian yang mendapatkan biaya akan di review oleh tim yang disusun oleh LPPM sendiri
  1. Tim Perumus adalah Warek 3 dan LPPM
  2. Dosen Peneliti
  3. LPPM
  4. Ka Prodi dan dosen peneliti
  5. Tim LPPM
  6. Tim seleksi reviewer
    1. Tim perumusan standar penelitian menjadikan visi dan misi UNIDA Gontor sebagai titik tolak dan tujuan akhir penelitian.
    2. Peneliti mengajukan usulan penelitian dengan mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian dan panduan penelitian.
    3. Mendapatkan Persetujuan  ka prodi merupakan syarat kumulatif agar bisa diterima LPPM
    4. Memusyawarahkan  proposal penelitian kepada ka prodi sebelum diusulkan ke LPPM
    5. usulan proposal diajukan oleh LPPM supaya mendapatkan reviewer
    6. evaluasi usulan penelitian dilakukan oleh minimal 2 reviewer untuk setiap usulan penelitian
  1. Melakukan pemantauan kesesuaian visi misi dalam merumuskan perencanaan yang  berpegang pada  prinsip perguruan tinggi pesantren.
  2. Reviewer memeriksa kesesuaian dokumen usulan penelitian berdasarkan visi misi dan panduan penelitian.  
  3. Adanya bukti yang sah berupa tanda tangan dari Ka prodi.
  4. Adanya dokumen berita acara hasil musyawarah pengajuan proposal
  5. Tim seleksi terdiri dari lintas rumpun keilmuan dan reviewer telah lolos verivikasi standar kelayakan reviewer
  6. Memastikan usulan penelitian sudah di review minimal oleh dua orang reviewer
Pelaksanaan
    1. Peneliti melaksanakan penelitian berdasarkan panduan penelitian
    2. LPPM memberikan fasilitas penelitian.
    3. LPPM melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penelitian untuk mengupayakan penelitian menghasilkan luaran
1.Dosen Peneliti
2. LPPM
  1. Pelaksana penelitian melakukan penelitian berdasarkan panduan
  2. Sosialisasi LPPM kepada peneliti mengenai fasilitas pelaksanaan penelitian
  3. LPPM melaksanakan pemantauan dan evaluasi penelitian
  1. LPPM memeriksa kesesuaian penelitian berdasarkan panduan penelitian.
  2. Adanya dokumen bukti telah dilaksanakannya sosialisasi fasilitas penelitian
  3. Dilaksanakannya pengarahan serta bimbingan agar bisa menghasilkan luaran.
Pelaporan Penelitian
  1. Menyampaikan informasi pengunggahan laporan
  2. pemeriksaan rekapitulasi laporan penelitian
1.Dosen/Peneliti
2. LPPM
  1. LPPM mewajibkan Peneliti melaporkan pengunggahan anggaran.
  2. LPPM memeriksa rekapitulasi laporan penelitian
  3. Peneliti melaporkan perkembangan penelitian secara berkala
  1. LPPM mendata peneliti yang sudah mengunggah laporan
  2. LPPM melaporkan hasil rekapitulasi kepada wakil rektor untuk ditindaklanjuti
  3. LPPM melaporkan hasil penelitian eksternal kepada penyedia dana.

Sebagai upaya menjalan Tridharma perguruan tinggi, UNIDA Gontor juga mencanangkan program terkait penelitian dan pengabdian masyarakat sejak Renstra pertama. Penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai prodi dan disiplin ilmu difokuskan ke arah Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Sarana dan prasarana yang menunjang penelitian juga menjadi perhatian UNIDA Gontor, sebagaimana disebutkan di atas dengan pendirian pusat studi dan pengayaan khazanah rujukan dari berbagai disiplin ilmu.
 
  1. Indikator Kinerja Utama
Dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian, UNIDA Gontor menetapkan rencana strategis penelitian. Di samping Renstra, LPPM juga menyusun SOP pedoman penelitian, tersedianya bukti pelaksanaan penelitian, dan pelaporan hasil penelitian. Hal ini dilakukan agar akuntabilitas dan transparansi dana penelitian yang digunakan terjaga.


Landasan pengembangan
Dalam upaya mengembangkan penelitian di UNIDA Gontor mengacu pada  RIP UNIDA Gontor, Renstra Unida, dan Renstra Penelitian. Landasan pengembangan ini dirumuskan dalam rangka mencapai VMTS UNIDA Gontor. Secara berkala, seluruh target dan capaian dievaluasi untuk ditetapkan rencana tindak lanjut penelitian.

Peta jalan
Road map implementasi Renstra penelitian, yaitu  pengelolaan SDM penelitian, agenda riset, sumber dana dan outcome. Proses tersebut disajikan pada gambar berikut:

Gambar 7.1 Sistem pengelolaan SDM penelitian, agenda riset, sumber dana dan outcome
Sasaran Program Strategis
Sasaran strategis yang ingin dicapai UNIDA Gontor adalah:
        1. Mewujudkan keunggulan penelitian UNIDA Gontor berdasarkan Islamisasi ilmu pengetahuan
        2. Peningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian maupun publikasi ilmiah
        3. Peningkatan pendanaan kegiatan penelitian.
        4. Pemberian insentif publikasi pada jurnal international bereputasi, jurnalnasional terakreditasi, dan perolehan KI.
        5. Menjalin kerjasama dibidang penelitian.
        6. Pengembangan penelitian yang berpotensi mendapatkan KI;
        7. Difusi dan pengintegrasian hasil-hasil penelitian ke bidang pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

Indikator Kinerja
Dalam rangka mengukur peningkatan penelitian perlu dibarengi dengan meningkatnya jumlah karya ilmiah dosen yang berbentuk publikasi  jurnal nasional bahkan internasional juga tersedianya buku ajar sebagai bahan perkuliahan. Maka diperlukan indikator kinerja, yang mencakup aspek input, proses, output, dan outcome.
Capaian terhadap mutu hasil penelitian, yaitu jumlah publikasi meningkat (baik pada level nasional maupun international). Adapun capaian terhadap budaya penelitian, yaitu terbangun budaya penelitian di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, dan kerjasama penelitian;


Pelaksanaan Rencana Strategis
Pelaksanaan rencana strategis penelitian di LPPM UNIDA Gontor dilaksanakan secara berkala.
Tabel 7.2. Jadwal Proses Pelaksanaan Kegiatan Penelitian
Kegiatan Bulan (Tahun Anggaran)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Klinik dan Workshop Penyusunan Proposal                      
Pengajuan Proposal Penelitian                      
Seleksi Proposal Penelitian                      
Pelaksanaan Kontrak Penelitian                      
Pelaksanaan Penelitian            
Monitoring dan Evaluasi (monev)            
Laporan Akhir                      
Publikasi                      
Tindak Lanjut Hasil Penelitian                      

Legalitas pengangkatan reviewer di UNIDA Gontor
Dalam proses pengangkatan reviewer di UNIDA Gontor, LPPM melewati beberapa tahapan. LPPM atas instruksi Wakil Rektor 3 mendata bidang kepakaran masing-masing dosen. Selanjutnya, LPPM mengundang para senat perguruan tinggi dan Rektor dalam membentuk reviewer internal. Senat Perguruan Tinggi menentukan dan menunjuk reviewer berdasarkan data yang disajikan oleh LPPM dan Wakil Rektor 3. Terakhir, Rektor menerbitkan SK tentang Pengangkatan Reviewer internal.

Hasil penilaian usulan penelitian
LPPM UNIDA Gontor melakukan tugas untuk melakukan penilaian dan approve usulan penelitian.
Hibah internal
Proses penilaian dilakukan oleh reviewer internal untuk selanjutnya ditetapkan nama-nama penerima yang berhak memperoleh hibah.
Hibah DRPM Ristekdikti.
Proses persetujuan usulan proposal hibah dikti diawali dengan penilaian dari reviewer internal. Jika hasil penilaian dinyatakan layak, maka proposal dapat diunggah melalui simlitabmas, selanjutnya proses approval dilakukan oleh kepala LPPM UNIDA Gontor. Kemudian dilakukan penilaian oleh reviewer kemenristekdikti untuk ditetapkan proposal yang layak didanai berdasarkan standar yang telah dibuat oleh kemenristekdikti.
Legalitas penugasan peneliti
  1. Penugasan kegiatan penelitian oleh LPPM dinyatakan dalam dokumen kontrak kegiatan penelitian antara LPPM UNIDA Gontor dengan peneliti.
  2. kontrak penelitian dilakukan diawal sebelum proses penelitian dilakukan yang berisi komitmen dari peneliti untuk melaksanakan proses penelitian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Surat tugas diberikan kepada peneliti untuk setiap tahapan kegiatan penelitian.
Berita Acara Hasil Monitoring Dan Evaluasi Penelitian
Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melakukan pemantauan dan penilaian terhadap kegiatan penelitian, proses ini dilakukan sebelum peneliti melaksanakan kegiatan seminar hasil.  Berita acara terdiri atas ketercapaian pelaksanaan penelitian, luaran penelitian, tahapan dan rencana tindak lanjut dari penelitian yang tertuang secara detail pada laporan kemajuan penelitian.
Dokumentasi Output Penelitian
Dokumentasi dilakukan melalui 2 cara: Pendataan output penelitian hibah DRPM Ristekdikti.  Pendataan dilakukan melalui pengumpulan laporanakhir beserta dokumen luaran penelitian dalam bentuk hard copy maupun soft copy oleh para penerima hibah ke LPPM.
Pendataan output penelitian non Hibah DRPM Ristekdikti. Pendataan dilakukan secara regular setiap 1 tahun sekali. Proses pendataan dilakukan oleh coordinator penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di masing-masing program studi yang kemudian dilaporkankepada LPPM UNIDA Gontor. Selanjutnya laporan dari masing-masing prodi akan diinput  dan dilaporkan sebagai kinerja penelitian LPPM UNIDA Gontor melalui simlitabmas.
Dokumentasi Pelaporan Penelitian
LPPM telah melakukan dokumentasi pelaporan kegiatan penelitian berupa laporan kemajuan dan laporan akhir penelitian setiap tahun serta borang ketercapaian luaran.
Dokumentasi Laporan Keuangan
 Laporan keuangan disusun sesuai dengan pedoman penyusunan pertanggungjawaban keuangan (SPJ) pelaksanaan kegiatan penelitian LPPM UNIDA Gontor yang telah disesuaikan dengan SBM (Standar Biaya Masukan) dan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) yang berlaku.
 
  1. Indikator Kinerja Tambahan
NO IKT Alasan Target
1 Peningkatan kompetensi   bahasa Arab Bahasa arab merupakan ciri khas UNIDA gontor yang dalam visinya pengembangan bahasa Alquran, bahkan bahasa arab merupakan salah satu bahasa resmi PBB, sumber primer ilmu keislaman banyak yang berbahasa arab. Penelitian berbasis islmisasi dapat terwujud dengan sumber bahasa asli (bahasa Arab)
Membuat modul publikasi hasil penelitian berbahasa Arab di UNIDA Gontor;
Penulisan karya ilmiah menggunakan bahasa Arab.
2 Peningkatan kemampuan bahasa Inggris UNIDA Gontor menetapkan target  menjadi kampus bertaraf internasional, sehingga kompetensi bahasa Inggris menjadi sebuah kelaziman, khususnya dalam luaran penelitian. Banyaknya hasil penelitian yang terpublikasikan telah berbahasa Inggris

Membuat modul publikasi hasil penelitian berbahasa Inggris di UNIDA Gontor;

Penulisan karya ilmiah menggunakan bahasa Inggris
3 Implementasi kegiatan peneltian dan pengembangan iptek dan ilmu-ilmu kemanusiaan dan ilmu-ilmu keislaman Islamisasi ilmu pengetahuan
  1. Peneliti mampu mengidentifikasi konsep filsafat Barat dan filsafat Islam;
  2. Peneliti mampu Memasukkan konsep kunci filsafat Islam ke dalam konsep filsafat Barat;
  3. Peneliti mampu Memberikan penguatan dalam Sejarah Peradaban Islam dalam berbagai perspektif prodi dan disiplin ilmu;
  4. Peneliti mampu merancang disiplin ilmu baru yang berorientasi pada Islamisasi ilmu pengetahuan;
  5. Peneliti mampu menyusun bahan ajar materi Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer di tiap prodi.



 
  1. Evaluasi Capaian Kinerja
 
Standar Capaian Kinerja Faktor Pendukung/Penghambat Tindak Lanjut
Hasil Penelitian Ketercapaian Hasil penelitian pada tahun 2019 sudah maksimal. Hal ini terbukti dengan pencapaian 104,5%, meskipun Capaian hasil penelitian rata2 selama 3 tahun terakhir masih perlu ditingkatkan dengan capaian 87,9% dari yang ditargetkan. Faktor pendukungnya:
Dosen UNIDA Gontor telah memahami kewajibannya, yaitu melakukan salah satu Tri darma perguruan tinggi yaitu penelitian.

Dukungan dari institusi tentang kebijakan penelitian.

 Faktor penghambatnya:
kurangnya literasi dan sosialisasi akan pentingnya penelitian.
-Penambahan literasi dan sosialisasi akan pentingnya penelitian di berbagai forum dan kegiatan dosen.

-Pemberian apresiasi kepada dosen yang melakukan penelitian

-Penambahan anggaran dana penelitian yang bersumber dari  internal UNIDA Gontor.
Isi Penelitian Ketercapaian standar isi penelitian terus meningkat dari tahun ketahun  mencapai 75 % dari yang ditargetkan Faktor Pendukung:
Sebagian besar penelitian sudah sesuai dengan visi Misi UNIDA Gontor karena terkait secara langsung dengan materi program studi masing-masing baik itu program studi Islam maupun program studi sains

Faktor penghambat:
Kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai Islamisasi pengetahuan.
-Peningkatan program Islamisasi secara berkelanjutan dengan membuat klaster-klaster Islamisasi sesuai kompetensi masing-masing dosen berbasis Prodi dan latar belakang pendidikan.

-Sosialisasi pemahaman dan peningkatan penelitian baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Proses Penelitian Dalam proses penelitian ketercapaian kinerja mencapai 80 % dengan indikator tertibnya administrasi baik dari sisi keuangan maupun sisi data penelitian. Faktor pendukung:
tingginya kesadaran tertib administrasi yang sesuai dengan SOP proses penelitian.

Faktor penghambat:
Sebagian kecil peneliti yang masih mengabaikan akan pentingnya tertib adminstrasi SOP proses penelitian.
-Monev penelitian untuk menjamin tertib administrasi.
Pengelolaan penelitian Ketercapaian penelitian dalam hal pengelolaan mencapai 70 % Faktor pendukung: 
Tersedianya sistem pengelolaan yang memadai untuk penelitian

Faktor penghambat:
Kurangnya perhatian sebagian dosen terhadap sistem pengelolaan
-Penetapan Jadwal Proses Penelitian tahunan
Pendanaan penelitian Pendanaan penelitian di UNIDA Gontor mencapai 100%  Faktor pendukung:
Ketersediaan dana penelitian baik internal maupun eksternal
-Memperbanyak Sosialisasi ketersediaan dana hibah penelitian eksternal

-Mengoptimalkan kerjasama di bidang penelitian dengan mitra
 
  1. Penjaminan Mutu Proses Penelitian
Mengacu pada dokumen SPMI, tahapan penjaminan mutu penelitian di UNIDA Gontor adalah sebagai berikut:
Tahapan Penjaminan Mutu
Penetapan
  1. BPM dalam merumuskan standar menjadikan visi dan misi institusi sebagai titik tolak dan tujuan akhir, yang dimulai dari merancang hingga menetapkan hasil penelitian.
  2. Pengumpulan dan mempelajari isi peraturan perundang-undangan yang relevan dengan aspek penelitian standar hasil peneltian.
  3. Pencatatan dasar hukum  yang tidak bisa dikesampingkan
  4. Menyusun rumusan standar penelitian
  5. Mensosialisasikan standar yang telah ditetapkan kepada UPPS dan mengevaluasi hasilnya
  6. Merumuskan kembali standar proses penelitian atas pertimbangan saran dan masukan dari UPPS
  7. Mengususlkan rumusan proses penelitian kepada rektor
  8. Rektor mengesahkan dan memberlakukan standar proses penelitian dengan SK rektor.
Pelaksanaan
  1. LPPM menyususn panduan penelitian
  2. LPPM mensosialisasikan panduan penelitian
  3. Peneliti melaksanakan penelitian yang berpedoman pada panduan penelitian
  4. LPPM memfasilitasi pelaksanaan penelitian
  5. LPPM melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penelitian untuk menghasilkan luaran penelitian.
  6. Laporan penelitian
Evaluasi
  1. BPM mengusulkan tim auditor internal standar proses penelitan
  2. Rektor menetapkan tim auditor internal standar proses penelitian
  3. WR 3 melaksanakan rapat koordinasi setiap periode pelaksanaan audit internal standar proses penelitian
  4. Tim audit internal melaksanakan audit standar penelitian
  5. WR 3 melaksanakan rapat penutupan audit internal standar proses penelitian
  6. Tim auditor internal membuat laporan AMI tahun.
Pengendalian
  1. BPM memberikan catatan dan temuan ketidaksesuaian standar proses penelitian kepada WR 3.
  2. WR 3 melakukan tindakan korektif
  3. BPM melakukan pemantauan secara berkala sebagai tindak korektif yang dilakukan
  4. BPM membuat laporan tertulis secara periodik tentang perkembangan tindakan korektif kepada rektor.
Peningkatan
  1. Rektor, BPM dan WR 3 mempelajari laporan evaluasi dan atau pengendalian standar proses penelitian.
  2. BPM menyelenggarakan rapat pimpinan
  3. BPM melakukan evaluasi isi standar proses penelitian yang akan di tingkatkan dan mencapai kesepakatan untuk ditingkatkan
  4. WR 3 melakukan revisi isi standar proses penelitian
  5. WR 3 membuat rumusan standar proses penelitian
 
  1. Kepuasaan Pengguna
Mengacu padaHasil survey kepuasaan peneliti dan mitra, yang telah di isi oleh 50 dosen, 25 mahasiswa dan 15 mitra peneliti di lingungan kampus Unida Gontor. Dari hasil survey tersebut dapat diketahui bahwa:
tingkat kepuasan pemberian dana responden 72.2 % menyatakan sangat puas dan 27,8% menyatakan puas. Dalam hal peningkatan mutu penelitian sebanyak 78,9 % menyatakan puas sedangkan 21,1% menyatakan puas.
Pada bidang layanan bimbingan sebanyak 75,6% responden menyatakan sangat puas dan 24,4% menyatakan puas.
Untuk sistem layanan informasi penelitian sebanyak 77,8% menyatakan sangat puas dan 22,2% menyatakan puas.
Terakhir dalam transparansi memiliki skor paling baik, yaitu sebanyak 81,1% responden menyatakan sangat puas dan 18,8% responden menyatakan puas.
  1. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian Standar Penelitian serta Tindak Lanjut
Berikut ini hasil evaluasi ketercapaian standar penelitian UNIDA Gontor:
  1. Meningkatnya kuantitas dan kualitas program penelitian hibah kemenristekdikti.
Peningkatan hibah peneliti dari kemenristek dikti meningkat secara signifikan. Hal ini terbukti dengan bertambahnya penerimaan hibah TA 2016/2017 sampai 2018/2019 sebanyak 12 , 24 hingga 58 judul penelitian, Rp. 244.500.000, Rp. 583.000.000 hingga Rp. 1.762.000.
Dalam rangka meningkatkan jumlah penelitian, para dosen didorong lebih banyak menghasilkan penelitian melalui pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) tiap semester. Berbagai pelatihan dan workshop diadakan di lingkungan UNIDA Gontor guna meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian.
Selain kegiatan di dalam kampus, UNIDA Gontor juga memfasilitasi para dosen untuk menimba ilmu ke berbagai workshop, seminar, pelatihan, dan studi banding ke berbagai perguruan tinggi dan lembaga lainnya. Hal yang demikian dilakukan untuk meningkatkan daya saing dosen UNIDA Gontor dengan dosen-dosen lainnya di tingkat nasional.
LPPM juga melakukan sosialisasi secara intensif terkati berbagai dana hibah penelitian yang tersedia untuk para dosen. Meskipun taraf penelitian UNIDA Gontor masih bertaraf pemula, namun, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat memaksimalkan berbagai dana hibah tersebut untuk memperbanyak kegiatan penelitian.
Untuk memotivasi penelitian yang produktif di tiap akhir semester, dosen yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian terbanyak akan diberi penghargaan di hadapan para dosen dan mahasiswa UNIDA Gontor. Diharapkan dengan cara seperti ini akan memotovasi dosen yang kurang produktif dalam penelitian.
  1. Meningkatnya publikasi dosen pada forum ilmiah nasional maupun internasional.
Jumlah publikasi dosen terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya publikas ilmiah semakin baik dan terus meningkat secara signifikan, khususnya pada jurnal penelitian internasional.
  1. masih belum maksimalnya luaran penelitian dosen dalam bentuk publikasi di jurnal internasional.
Minimnya luaran dosen dalam penelitian pada level internasional. Maka LPPM UNIDA Gontor terus berupaya untuk meningkatkan kuantitas luaran Penelitian dengan berbagai kegiatan baik didalam maupun diluar kampus
  1. Penelitian kolaboratif belum terealisasikan dengan maksimal.
Belum terealisasinya penelitian kolaboratif secara maksimal dikarenakan program integrasi masih kurang dipahami secara komprehensif. Maka untuk memaksimalkan penelitian kolaboratif, LPPM UNIDA Gontor berupaya mengkomunikasikan berbagai disiplin ilmu yang ada. Sehingga diharapkan terjadi integrasi antar disiplin ilmu yang saling mendukung dan menguatkan antar disiplin rumpun keilmuan yang ada di UNIDA Gontor.









7. Penelitian
 
  1. Latar Belakang
Seiring dengan perkembang teknologi, khususnya teknologi informasi. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan bisa didapatkan dengan cepat, mudah dan murah. Salah satu tujuan penelitian perguruan tinggi adalah menghasilkan produk ilmu yang dihasilkan dari proses penelitian. Berbagai persoalan keilmuan masih banyak yang belum bisa diselesaikan. Permasalahan akademik merupakan salah satu wahana untuk diadakannya penelitian sehingga dapat menghasilkan temuan baru yang bermanfaat. Pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi integrasi sains, teknologi dan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan ilmu-ilmu keislaman dan tetap mengikuti perkembangan zaman.
Oleh karenanya untuk menghasilkan penelitian yang bermutu dan berarti, perlu arah dan kebijakan yang jelas tentang pengembangan penelitian di Univeritas. Berdasarkan keputusan rektor Nomor 969/UNIDA/R-e/VI/1439, maka disusun Rencana Strategis (Renstra) Penelitian UNIDA Gontor. Untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam rangka mempertahankan Visi, Misi dan jiwa pesantren. Maka dengan dilaksanakannya penelitian akan terjadi sebuah proses penelusuran, penemuan dan produksi kebaruan ilmu.
 
  1. Kebijakan
Dalam upaya untuk memberikan arah dan kebijakan yang jelas tentang pengembangan penelitian di Univeristas, maka disusun Rencana Strategis (Renstra). Renstra Penelitian UNIDA Gontor dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan prioritas yang dihasilkan dari hasil evaluasi diri dan kinerja penelitian UNIDA Gontor dengan melibatkan seluruh unit-unit pendukung dan sumberdaya dalam pelaksanaannya. Peta jalan (road-map) penelitian  yang berfokus pada islamisasi pengetahuan dapat menjadi pedoman serta acuan dalam program penelitian unggulan di UNIDA Gontor.
Kebijakan penelitian di Lingkungan Unida Gontor berdasarkan kepada:
  1. Peraturan Menteri Agama No 55 Tahun 2014 tentang penelitian dan PKM pada PT keagamaan
  2. Piagam wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor
  3. Statuta Unida Gontor BAB X lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Pasal 71 dan 72
  4. Renstra Unida Gontor tahun 2016-2020 SK Rektor Nomor: 457/UNIDA/R-e/XI/1437
  5. Kebijakan mutu SPMI tahun 2017
  6. SOP Penelitian
  7. Buku panduan penelitian
Sesuai dengan arah Renstra penelitian Unida Gontor focus penelitian berfokus pada: penelitian yang terkait dengan islamisasi, pendidikan dan filsafat, sosial humaniora, Ekonomi Islam, Hukum Ekonomi Syari’ah, tehnologi informatika dan komunikasi,  serta kesehatan dan lingkungan.


Pelaksanaan Penelitian
Pelaksanaan penelitian mengacu pada Buku Panduan Penelitian dan SOP yang diterbitkan oleh LPPM UNIDA Gontor dan kemenristekdikti, serta kemenag. SPMI UNIDA Gontor Nomor: 595/UNIDA/R-e/II/1439 tentang Dokumen Mutu pelaksanaan penelitian dan SOP manual mutu dan prosedur mutu pelaksanaan standar penelitian.
Pelaporan Penelitian
Pelaporan hasil penelitian: pelaksana penelitian wajib menyerahkan laporan akhir penelitian berdasarkan SOP proses pelaporan penelitian yang diterbitkan oleh LPPM UNIDA Gontor.
Tahapan pelaporan penelitian adalah sebagai berikut:
  • Menyampaikan informasi pengunggahan laporan penelitian.
  • Mengunggah laporan, penggunaan anggaran, log book  ke simlitabmas
  • Menerima laporan dan capaian pengeluaran.
  • Melaksanakan seminar hasil penelitian.
  • Mengarsipkan.
Pendanaan
Sumber pendanaan penelitian baik internal maupun eksternal merujuk pada BAB XV pembiayaan pada Statuta UNIDA Gontor pasal 89 ayat (1) berbunyi:
“Sumber dana penyelenggaraan pendidikan UNIDA Gontor berasal dari Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YTPD), pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dan sumber lain yang sah menurut ketentuan yang berlaku. “

Sistem pendanaan dalam pelaksanaan kegiatan penelitian bersumber dari dana internal institusi sendiri (Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam) dan dana eksternal (Kemenristekdikti, dan lembaga mitra, baik dalam maupun luar negeri).












 
  1. Standar Perguruan Tinggi dan Strategi Pencapaian Standar
Aspek Standar Sumber Daya Strategi Mekanisme Kontrol
Perencanaan
    1. Perumusan standar penetapan penelitian berbasis visi dan misi institusi
    2. Pengajuan usulan penelitian yang mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian yang diterbitkan oleh LPPM.
    3. Proposal diajukan oleh LPPM apabila telah disetujui ka prodi.
    4. Proposal diajukan setelah musyawarah dengan ka prodi
    5. usulan mengajukan ke Rektor agar mendapatkan reviewer
    6. Seleksi internal usulan penelitian
    7. Penelitian yang mendapatkan biaya akan di review oleh tim yang disusun oleh LPPM sendiri
  1. Tim Perumus adalah Warek 3 dan LPPM
  2. Dosen Peneliti
  3. LPPM
  4. Ka Prodi dan dosen peneliti
  5. Tim LPPM
  6. Tim seleksi reviewer
    1. Tim perumusan standar penelitian menjadikan visi dan misi UNIDA Gontor sebagai titik tolak dan tujuan akhir penelitian.
    2. Peneliti mengajukan usulan penelitian dengan mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian dan panduan penelitian.
    3. Mendapatkan Persetujuan  ka prodi merupakan syarat kumulatif agar bisa diterima LPPM
    4. Memusyawarahkan  proposal penelitian kepada ka prodi sebelum diusulkan ke LPPM
    5. usulan proposal diajukan oleh LPPM supaya mendapatkan reviewer
    6. evaluasi usulan penelitian dilakukan oleh minimal 2 reviewer untuk setiap usulan penelitian
  1. Melakukan pemantauan kesesuaian visi misi dalam merumuskan perencanaan yang  berpegang pada  prinsip perguruan tinggi pesantren.
  2. Reviewer memeriksa kesesuaian dokumen usulan penelitian berdasarkan visi misi dan panduan penelitian.  
  3. Adanya bukti yang sah berupa tanda tangan dari Ka prodi.
  4. Adanya dokumen berita acara hasil musyawarah pengajuan proposal
  5. Tim seleksi terdiri dari lintas rumpun keilmuan dan reviewer telah lolos verivikasi standar kelayakan reviewer
  6. Memastikan usulan penelitian sudah di review minimal oleh dua orang reviewer
Pelaksanaan
    1. Peneliti melaksanakan penelitian berdasarkan panduan penelitian
    2. LPPM memberikan fasilitas penelitian.
    3. LPPM melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penelitian untuk mengupayakan penelitian menghasilkan luaran
1.Dosen Peneliti
2. LPPM
  1. Pelaksana penelitian melakukan penelitian berdasarkan panduan
  2. Sosialisasi LPPM kepada peneliti mengenai fasilitas pelaksanaan penelitian
  3. LPPM melaksanakan pemantauan dan evaluasi penelitian
  1. LPPM memeriksa kesesuaian penelitian berdasarkan panduan penelitian.
  2. Adanya dokumen bukti telah dilaksanakannya sosialisasi fasilitas penelitian
  3. Dilaksanakannya pengarahan serta bimbingan agar bisa menghasilkan luaran.
Pelaporan Penelitian
  1. Menyampaikan informasi pengunggahan laporan
  2. pemeriksaan rekapitulasi laporan penelitian
1.Dosen/Peneliti
2. LPPM
  1. LPPM mewajibkan Peneliti melaporkan pengunggahan anggaran.
  2. LPPM memeriksa rekapitulasi laporan penelitian
  3. Peneliti melaporkan perkembangan penelitian secara berkala
  1. LPPM mendata peneliti yang sudah mengunggah laporan
  2. LPPM melaporkan hasil rekapitulasi kepada wakil rektor untuk ditindaklanjuti
  3. LPPM melaporkan hasil penelitian eksternal kepada penyedia dana.

Sebagai upaya menjalan Tridharma perguruan tinggi, UNIDA Gontor juga mencanangkan program terkait penelitian dan pengabdian masyarakat sejak Renstra pertama. Penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai prodi dan disiplin ilmu difokuskan ke arah Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Sarana dan prasarana yang menunjang penelitian juga menjadi perhatian UNIDA Gontor, sebagaimana disebutkan di atas dengan pendirian pusat studi dan pengayaan khazanah rujukan dari berbagai disiplin ilmu.
 
  1. Indikator Kinerja Utama
Dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian, UNIDA Gontor menetapkan rencana strategis penelitian. Di samping Renstra, LPPM juga menyusun SOP pedoman penelitian, tersedianya bukti pelaksanaan penelitian, dan pelaporan hasil penelitian. Hal ini dilakukan agar akuntabilitas dan transparansi dana penelitian yang digunakan terjaga.


Landasan pengembangan
Dalam upaya mengembangkan penelitian di UNIDA Gontor mengacu pada  RIP UNIDA Gontor, Renstra Unida, dan Renstra Penelitian. Landasan pengembangan ini dirumuskan dalam rangka mencapai VMTS UNIDA Gontor. Secara berkala, seluruh target dan capaian dievaluasi untuk ditetapkan rencana tindak lanjut penelitian.

Peta jalan
Road map implementasi Renstra penelitian, yaitu  pengelolaan SDM penelitian, agenda riset, sumber dana dan outcome. Proses tersebut disajikan pada gambar berikut:

Gambar 7.1 Sistem pengelolaan SDM penelitian, agenda riset, sumber dana dan outcome
Sasaran Program Strategis
Sasaran strategis yang ingin dicapai UNIDA Gontor adalah:
        1. Mewujudkan keunggulan penelitian UNIDA Gontor berdasarkan Islamisasi ilmu pengetahuan
        2. Peningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian maupun publikasi ilmiah
        3. Peningkatan pendanaan kegiatan penelitian.
        4. Pemberian insentif publikasi pada jurnal international bereputasi, jurnalnasional terakreditasi, dan perolehan KI.
        5. Menjalin kerjasama dibidang penelitian.
        6. Pengembangan penelitian yang berpotensi mendapatkan KI;
        7. Difusi dan pengintegrasian hasil-hasil penelitian ke bidang pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

Indikator Kinerja
Dalam rangka mengukur peningkatan penelitian perlu dibarengi dengan meningkatnya jumlah karya ilmiah dosen yang berbentuk publikasi  jurnal nasional bahkan internasional juga tersedianya buku ajar sebagai bahan perkuliahan. Maka diperlukan indikator kinerja, yang mencakup aspek input, proses, output, dan outcome.
Capaian terhadap mutu hasil penelitian, yaitu jumlah publikasi meningkat (baik pada level nasional maupun international). Adapun capaian terhadap budaya penelitian, yaitu terbangun budaya penelitian di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, dan kerjasama penelitian;


Pelaksanaan Rencana Strategis
Pelaksanaan rencana strategis penelitian di LPPM UNIDA Gontor dilaksanakan secara berkala.
Tabel 7.2. Jadwal Proses Pelaksanaan Kegiatan Penelitian
Kegiatan Bulan (Tahun Anggaran)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Klinik dan Workshop Penyusunan Proposal                      
Pengajuan Proposal Penelitian                      
Seleksi Proposal Penelitian                      
Pelaksanaan Kontrak Penelitian                      
Pelaksanaan Penelitian            
Monitoring dan Evaluasi (monev)            
Laporan Akhir                      
Publikasi                      
Tindak Lanjut Hasil Penelitian                      

Legalitas pengangkatan reviewer di UNIDA Gontor
Dalam proses pengangkatan reviewer di UNIDA Gontor, LPPM melewati beberapa tahapan. LPPM atas instruksi Wakil Rektor 3 mendata bidang kepakaran masing-masing dosen. Selanjutnya, LPPM mengundang para senat perguruan tinggi dan Rektor dalam membentuk reviewer internal. Senat Perguruan Tinggi menentukan dan menunjuk reviewer berdasarkan data yang disajikan oleh LPPM dan Wakil Rektor 3. Terakhir, Rektor menerbitkan SK tentang Pengangkatan Reviewer internal.

Hasil penilaian usulan penelitian
LPPM UNIDA Gontor melakukan tugas untuk melakukan penilaian dan approve usulan penelitian.
Hibah internal
Proses penilaian dilakukan oleh reviewer internal untuk selanjutnya ditetapkan nama-nama penerima yang berhak memperoleh hibah.
Hibah DRPM Ristekdikti.
Proses persetujuan usulan proposal hibah dikti diawali dengan penilaian dari reviewer internal. Jika hasil penilaian dinyatakan layak, maka proposal dapat diunggah melalui simlitabmas, selanjutnya proses approval dilakukan oleh kepala LPPM UNIDA Gontor. Kemudian dilakukan penilaian oleh reviewer kemenristekdikti untuk ditetapkan proposal yang layak didanai berdasarkan standar yang telah dibuat oleh kemenristekdikti.
Legalitas penugasan peneliti
  1. Penugasan kegiatan penelitian oleh LPPM dinyatakan dalam dokumen kontrak kegiatan penelitian antara LPPM UNIDA Gontor dengan peneliti.
  2. kontrak penelitian dilakukan diawal sebelum proses penelitian dilakukan yang berisi komitmen dari peneliti untuk melaksanakan proses penelitian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Surat tugas diberikan kepada peneliti untuk setiap tahapan kegiatan penelitian.
Berita Acara Hasil Monitoring Dan Evaluasi Penelitian
Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melakukan pemantauan dan penilaian terhadap kegiatan penelitian, proses ini dilakukan sebelum peneliti melaksanakan kegiatan seminar hasil.  Berita acara terdiri atas ketercapaian pelaksanaan penelitian, luaran penelitian, tahapan dan renca
0
8KRIT8Pengabdian Masyarakat

8. Pengabdian kepada Masyarakat

 
  1. Latar Belakang
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu fungsi maupun tugas pokok dari perguruan tinggi, sehingga pelaksanaannya perlu didukung oleh segenap sivitas akademika UNIDA Gontor, disertai adanya pemahaman yang utuh tentang konsep, strategi dan program pengabdian kepada masyarakat termasuk metoda pelaksanaannya.
Penetapan standar pengabdian kepada masyarakat mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Nomor 179/E/O/2014 tentang pendirian Universitas Darussalam Gontor, Renstra Pengabdian Masyarakat Nomor: 970/UNIDA/R-e/VI/1439 dan SPMI UNIDA Gontor. Pengabdian kepada masyarakat dikoordinir oleh (LPPM) UNIDA Gontor sebagai kegiatan akademik yang menjadi tugas pokok di dalam mengembangkan, menerapkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dimasyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungannya. Pengabdian kepada masyarakat yang telah dan sedang dilaksanakan di antaranya pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pendidikan dan dakwah, membina kerjasama/kemitraan melalui Desa Mitra Binaan dengan melibatkan seluruh potensi desa yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat desa mitra binaan dan sekitarnya, dan membina kerjasama atau kemitraan dengan instansi terkait, swasta atau pemerintah.
 
  1. Kebijakan
Sebagian dari tugas pokok perguruan tinggi saat ini adalah Pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya diperlukan dukungan dari segenap sivitas akademika Unida Gontor, juga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai strategi dan konsep pengabdian kepada masyarakat hingga metode dan petunjuk pelaksanaannya.
Kebijakan dan system pengelolaan PkM termaktub dalam peraturan Rektor UNIDA Gontor tentang pelaksanaan penelitian dan pengqabdian kepada masyarakat. Kebijakan dan system pengelolaan kegiatan PkM mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Nomor 179/E/O/2014 tentang pendirian Universitas Darussalam Gontor, RIP UNIDA Gontor tahun 2016-2040, Renstra UNIDA Gontor, STATUTA UNIDA Gontor,  Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat Nomor: 970/UNIDA/R-e/VI/1439, SOP Pelatihan dan Klinik Proposal PKM, SOP Rekrutmen Tim Reviewer Internal PkM, SOP Seminar Pembahasan Proposal PKM, SOP Desk Evaluasi Proposal, SOP Pembahasan Proposal PkM, SOP Penetapan Pemenang PkM, SOP Proses Kontrak Pelaksanaan PkM,  SOP Proses Monitoring dan Evaluasi Internal, SOP Pelaporan Hasil PkM, SOP Seminar Hasil PkM, SOP Penjaminan Mutu PkM, SOP Tindak Lanjut Hasil PkM, SOP Sistem Penghargaan. dan SPMI UNIDA Gontor.    
 
  1. Standar Perguruan Tinggi dan Strategi Pencapaian Standar
Berdasarkan pasal 61 ayat 2 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi bahwa “perguruan tinggi wajib memiliki rencana strategis pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari rencana strategis perguruan tinggi”. Untuk mencapai tujuan tersebut, Universitas Darussalam Gontor menyusun sasaran, strategi, dan kebijakan sampai dengan tahun 2020 yang dituangkan dalam Renstra pengabdian kepada masyarakat. Renstra ini merupakan orientasi kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pelaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Darussalam Gontor.
Strategi pencapaian standar PkM UNIDA Gontor adalah sebagai berikut:
 
No Standar Strategi Pencapaian Standar Sumber Daya Mekanisme Kontrol
1 Perencanaan
 
 
 
 
Pelatihan atau klinik proposal PkM sebelum diajukan KemenRistek yang sesuai dengan Visi dan Misi UNIDA Gontor Dosen dan atau Mahasiswa Pendampingan dalam klinik proposal PkM
Memonitor klinik proposal PkM
Mengevaluasi klinik proposal PkM
Rekruitmen dan Interview pengaju PkM Internal UNIDA Gontor Dosen dan atau Mahasiswa Memantau dalam rekruitmen dan interview PkM
Evaluasi Proposal PkM Internal yang disesuaikan dengan Visi dan Misi UNIDA Gontor Dosen dan atau Mahasiswa Melakukan evaluasi proposal PkM
Seminar Proposal PkM (Internal) Dosen dan atau Mahasiswa Penilaian Proposal, mengupload proposal ke Simlibtamas DIKTI
Penetapan Pemenang PkM Dosen dan atau Mahasiswa Penilai melakukan penilaian hasil proposal PkM, presentasi didepan penilai
2 Pelaksanaan
 
Kontrak Pelaksanaan PkM Dosen dan atau Mahasiswa Bertanggung jawab atas PkM,
Monitoring pelaksanaan PkM Dikti dan disesuaikan dengan Visi dan Misi UNIDA Gontor Dosen dan atau Mahasiswa Memonitor, mengevaluasi pelaksanaan PkM
3 Pelaporan PkM Proses Pelaporan PkM Dosen dan atau Mahasiswa Menyampaikan informasi pengunggahan pelaporan
pengunggahan laporan
memeriksa rekapitulasi PkM
Menerima Hard Copy laporan PkM
Pengarsipan
seminar Hasil PkM


PkM Unggulan UNIDA Gontor
            Penetapan PkM unggulan UNIDA Gontor dilakukan melalui Forum Group Discussion antara LPPM dan kaprodi di UNIDA Gontor. Penetapan PkM unggulan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek isu-isu permasalah sosial yang terjadi di wilayah jangkauan kampus UNIDA Gontor, yaitu Karesidenan Madiun dan sekitarnya. Maka diusunglah tema PkM untuk 5 tahun terakhir dalam “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Pemberdayaan”. Isu-isu yang diangkat dalam program PkM unggulan UNIDA Gontor adalah:
  1. Peningkatan mutu Pendidikan Masyarakat marjinal;
  2. Pemberdayaan masyarakat berkebutuhan khusus;
  3. Mencerdaskan masyarakat melalui pendekatan agama;
  4. Ketahanan dan kedaulatan pangan;
  5. Pengembangan UMKM;
  6. Industri dan teknologi informasi;
  7. Kesehatan, gizi, dan obat-obatan;
  8. Peningkatan komoditas agraris.
  9. Pemberdayaan ekonomi melalui agrowisata kampung durian.
  10. PPK Agrotech training center.
 
  1. Indikator Kinerja Utama
    1. Renstra PkM
Guna mengukur implementasi dan efektivitas Renstra UNIDA Gontor, diperlukan indikator kinerja baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif, yang mencakup aspek input, proses, output, dan outcome. Berikut adalah beberapa aspek yang dinilai:
  1. Capaian terhadap peningkatan angka partisipasi dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat;
  2. Capaian terhadap kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Capaian peningkatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Kemenristekdikti, Kemenag, maupun instansi lain baik negeri maupun swasta (CSR);
  4. Capaian terhadap mutu hasil pengabdian kepada masyarakat, yaitu jumlah publikasi meningkat (baik nasional maupun internasional);
  5. Capaian terhadap relevansi hasil pengabdian kepada masyarakat, yaitu jumlah HaKI, paten, dan jumlah PkM dari industri meningkat.
Kinerja implementasi Renstra diukur berdasarkan indikator kinerja kunci (Key Performance Indicators) yang lebih menitikberatkan pada output dan outcome hasil pengabdian kepada masyarakat. Pengukuran kinerja pelaksanaan Renstra PkM UNIDA Gontor dilakukan oleh LPPM UNIDA Gontor. Pengukuran dilakukan pada setiap akhir periode PkM.

Tabel 8.3. Indikator Capaian PkM UNIDA GONTOR
Indikator Kondisi dan Target
2019 2020 2021 2022 2023
Angka Partisipasi Dosen (Jumlah PkM/Jumlah Dosen 40% 50% 60% 70% 90%
Jumlah PkM didanai internal 48 60 70 80 120
Jumlah PkM lembaga Dalam Negeri 71 90 100 110 120
Jumlah PkM yang didanai lembaga Luar Negeri 3 8 10 15 20
Jumlah Mitra 35 45 55 65 75
Publikasi Ilmiah PkM 10 20 30 40 50
Jumlah HaKI, Paten 42 60 80 100 120

Renstra PkM UNIDA Gontor telah dibuat dengan surat keputusan Rektor nomor: 970/UNIDA/R-e/VI/1439 tentang revisi penyusunan Renstra Universitas Darussalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dalam renstra tersebut memuat pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIDA Gontor menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didasarkan pada visi dan misi UNIDA Gontor, statuta, rencana strategis UNIDA Gontor tahun 2014-2030, Rencana Induk Pengembangan UNIDA Gontor dan keputusan senat tentang pengembangan penelitian dan PkM di UNIDA Gontor. Mengacu pada hal-hal tersebut LPPM UNIDA Gontor merumuskan visi, misi, tujuan serta sasaran dan strategis.
Dalam renstra PkM disebutkan bahwa sasaran program strategis PkM UNIDA Gontor sebagai berikut; Pendidikan dan Filsafat, Sosial dan Humaniora, Pangan, TIK, Kesehatan dan Lingkungan.
Indikator kinerja PkM yang dirumuskan oleh UNIDA Gontor sebagai berikut;
1. Capain terhadap peningkatan angka partisipasi dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat
2. Capaian terhadap kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat
3. Capaian peningkatan kegiatan pengabdian kepada mayarakat yang didanai oleh Kemenristekdikti, Kemenag, maupun instansi lain baik negeri maupun swasta (CSR)
4. Capaian terhadap mutu hasil pengabdian kepada masyarakat, yaitu jumlah
publikasi meningkat(baik nasional maupun internasional).
5. Capain terhadap relevansi hasil pengabdian kepada masyarakat, yaitu jumlah HKI, paten dan jumlah PkM dari industri meningkat.

Rencana Strategi (Renstra) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UNIDA Gontor merupakan bagian dari rencana stretegis UNIDA yang dibuat secara multi tahun (5 tahun) 2018-2022 yang didasarkan pada roadmap, ketersediaan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pengabdian kepada msyarakat.

Jadwal proses pelaksanaan kegiatan PkM UNIDA Gontor sebagai berikut;

 
    1. Ketersediaan pedoman PkM dan bukti sosialisasinya
UNIDA Gontor mempunyai pedoman PkM serta sosialisasinya. Diantara pedoman PkM adalah SOP Pelatihan dan Klinik Proposal PKM, SOP Rekrutmen Tim Reviewer Internal PkM, SOP Seminar Pembahasan Proposal PKM, SOP Desk Evaluasi Proposal, SOP Pembahasan Proposal PkM, SOP Penetapan Pemenang PkM, SOP Proses Kontrak Pelaksanaan PkM,  SOP Proses Monitoring dan Evaluasi Internal, SOP Pelaporan Hasil PkM, SOP Seminar Hasil PkM, SOP Penjaminan Mutu PkM, SOP Tindak Lanjut Hasil PkM, SOP Sistem Penghargaan. Bukti sosialisasinya adalah workshop PkM yang diisi oleh LPPM UNIDA Gontor.
    1. Bukti yang sahih tentang pelaksanaan proses PkM
Dalam melaksanakan PkM sudah terlaksana review yang dilaksanakan pada bulan Februari, setelah direview dilaksanakan seleksi proposal pada bulan Maret, pada bulan April dilaksanakan kontrak PkM, pada bulan Mei hingga Oktober pelaksanaan PkM yang mana pada bulan Juli dilakukan Monitoring pelaksanaan PkM.
    1. Dokumentasi pelaporan PkM
Pada bulan Oktober melalui LPPM melaporkan hasil PkM terhadap rektor setelah disetujui oleh rektor maka dilaporkan ke pihak pemberi dana.
 
  1. Indikator Kinerja Tambahan
 
NO SASARAN INDIKATOR REALISASI
Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
1 Pengenalan bahasa Arab dan bahasa Inggris kepada masyarakat
  1. Membuat modul pengajaran dan metode pembelajaran bahasa Arab kepada masyarakat;
  2. Mengajarkan pendahuluan bahasa Arab di TPA dan musholla binaan UNIDA Gontor.
2 Penanaman nilai-nilai Islam kepada Masyarakat
  1. Mengadakan pengajian tiap Ahad pagi beserta masyarakat sekitar;
  2. Melibatkan masyarakat dalam ibadah Qurban;
  3. Mengadakan Kampung Ramadhan UNIDA Gontor setiap bulan Ramadhan.
3 Pembinaan masyarakat dengan pembekalan soft skills
  1. Mengajak masyarakat sekitar untuk melakukan budidaya tanaman dengan beberapa metode mutakhir;
  2. Sosialisasi kepada masyarakat tentang farmasi dan gizi yang berlandaskan ajaran Islam;
  3. Mengajak masyarakat pada gerakan sadar wakaf dan mawarits.
4 Sosialisasi Program Islamisasi kepada masyarakat
  1. Mengadakan seminar dan pengajian bertopik Islamisasi;
  2. Diseminasi hasil tulisan dan diskusi Islamisasi melalui buletin Jum’at.
 
  1. Evaluasi Capaian Kinerja
 
NO SASARAN STRATEGI PENCAPAIAN PENCAPAIAN 2019
  Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
1 Peningkatan kualitas Pengabdian Kepada Masyarakat
  1. Pengadaan pelatihan-pelatihan bagi dosen dan mahasiswa dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
  2. Pemberian kesempatan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Program Studi dan Fakultas.
Terselenggaranya berbagai program yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk giat melakukan pengabdian kepada masyarakat.
2 Pemanfaatan hasil penelitian dan penerbitan hasil Pengabdian kepada Masyarakat
  1. Penerbitan jurnal terakreditasi nasional dan internasional
  2. Penerbitan buku dan karya ilmiah dosen dan mahasiswa.
  3. Keikutsertaan dalam lomba-lomba karya ilmiah di tingkat nasional dan internasional.
  4. Penambahan buku-buku rujukan untuk penelitian.
  5. Keikutsertaan seminar atau workshop dengan tujuan untuk diseminasi hasil penelitian.
  6. Pengadaan pilot project penelitian yang menghasilkan produk tepat guna yang bisa digunakan masyarakat.
  7. Pemanfaatan hasil penelitian untuk pengembangan masyarakat.
  8. Pendorongan skripsi, tesis, dan karya dosen dalam bentuk perolehan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual).
  1. Terakreditasinya jurnal-jurnal sebagai berikut:Jurnal Tsaqafah (SINTA 2), Kalimah, Gontor Agrotech Science Journal, at-Ta’dib, Lisanudhad, Fountain of Informatics Journal (SINTA 3), al-Tijarah, Dauliyah (SINTA 4), dan Journal of Industrial Hygiene and Occupational Helath (SINTA 5).
  2. Terbitnya beberapa buku dan karya ilmiah dosen dan mahasiswa.
  3. Penambahan koleksi buku-buku rujukan untuk penelitian sesuai dengan prodi yang ada di UNIDA Gontor.
  4. Diseminasi hasil penelitian di berbagai seminar dan workshop
  5. Terkumpulnya data HaKI dosen UNIDA Gontor sebanyak 33 karya.
 
  1. Penjaminan Mutu PkM
Dalam upaya untuk menjamin keberlanjutan dan kualitas kegiatan PkM Unida Gontor mengacu kepada kebijakan dan pedoman yang dikeluarkan oleh Diktis Kemenag dan pedoman pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat yang dikeluarkan oleh Unida Gontor khususnya untuk kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berbasis Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer.
Program pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan oleh dosen saja, tetapi juga dilaksanakan oleh sebagian mahasiswa Unida Gontor. Sebagian  mahasiswa di sela aktivitasnya sebagai sivitas akademika PT, juga turut serta dalam kegiatan kemasyarakat dalam bentuk membina Taman Pendidikan al-Qur’an (TPA), menghidupkan kegiatan dimasjid dan musholla, dan juga kegiatan kepramukaan di daerah sekitar UNIDA Gontor. Dari bagian takmir masjid Unida Gontor mengadakan pengajian rutin Ahad pagi mulai pukul 06.00 – 07.00 WIB yang dihadiri dari jamaah berbagai majelis taklim di Ponorogo dan sekitarnya. Kegiatan Hari Raya Kurban juga melibatkan masyarakat sekitar dan membagikan hasil Kurban kepada mereka. UNIDA Gontor juga aktif mengembangkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji ISID (KBIH ISID) sebagai bentuk pengabdian UNIDA Gontor selaku Perguruan Tinggi Pesantren terhadap masyarakat sekitar.
Kebijakan yang mendukung kesinambungan mutu dan kualitas PkM, yang meliputi penyebaran informasi tentang kegiatan PkM, sarana dan prasarana, mengacu pada suatu ketentuan yang ditetapkan dalam Rencana Strategis Pengabdian kepada Masyarakat (Renstra). ketentuan dalam Renstra kemudian dijabarkan dalam buku pedoman penelitian. Kemudian buku pedoman tersebut dibagikan kepada dosen peneliti dan dipublikasikan melalui website (mencari website PkM)
Beberapa kebijakan akademik bidang pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:
 
  1. Memiliki agenda PkM  jangka panjang
Pusat studi dan Program Studi sebagai wadah utama eksistensi potensi akademik perguruan tinggi. Sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa PkM, pusat studi dan Program Studi untuk menggagas dan merumuskan suatu peta jalan (road map) yang sistematis, terstruktur dan tertuju pada main goal sehingga mampu menghasilkan kenerja yang efektif dan efisien. Rumusan yang diharapkan untuk mencapai Main goal yang dituju pengabdi untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan berbagai jenis tema penelitian Unida Gontor yang disesuaikan dengan tema penelitian Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer yakni:, gizi dan obat-obatan,  seni dan budaya/industri kreatif, teknologi informasi dan komunikasi, pembangunan manusia Tema-tema tersebut  tercantum dalam RIP Unida Gontor 2016-2040.
 
  1. Tersedianya SDM, prasarana dan sarana yang memungkinkan terlaksananya PkM secara berkelanjutan.
Program yang mendukung berkelanjutannya kegiatan Pengabdian masyarakat, upaya dan kebijakan yang telah dilakukan PkM UNIDA Gontor antara lain adalah:
  1. Mendorong para pengabdi guna membentuk tim yang dibentuk di fakultas, program studi, pusat studi dan biro;
  2. Dalam RIP telah dituangkan Rencana pengabdian kepada masyarakat dalam 25 terakhir yang ditetapkan Penelitian UNIDA Gontor dengan berdasarkan Renstra Jangka panjang Universitas dan juga mengikuti perkembangan pengabdian kepada masyarakat yang terjadi pada saat ini;
  3. Publikasi dan sosialisasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di  jurnal-jurnal dan seminar-seminar;
  4. Menyelenggarakan workshop dan pelatihan metodologi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkala dan berkelanjutan bagi dosen dan pengabdi di lingkup UNIDA Gontor;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       
  5.  Pendampingan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan PkM dilaksanakan demi tercapainya hasil yang maksimal;
  6. Memberikan dukungan dan memfasilitasi untuk para pengabdi untuk keperluan promo/kerjasama dengan institusi di luar UNIDA Gontor baik dalam skala regional, nasional maupun internasional;
  7. Tersedianya sumber daya insani, sarana dan prasarana, yang mendukung pelaksanaan pengabdian secara berkala dan berkesinambungan;
  8. Mahasiswa terlibat secara aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan dibebani tanggung jawab penuh sebagai pendamping.
Kegiatan PkM yang didanai oleh institusi berdasarkan pagu beserta usulan rencana kegiatan fakultas, program studi dan pusat studi secara proporsional. Adapun usulan kegiatan yang didanai oleh Diktis dan dari sumber dana lainnya ada beberapa tahapan yang harus dilalui mulai dari seleksi dari tim reviewer yang dibentuk oleh pihak perguruan tinggi, sebelum usulan tersebut dikirim ke Diktis untuk mendapatkan persetujuan.
Sumber dana kegiatan PkM sebagian berasal dari internal Unida Gontor, dan dana hibah  eksternal (Diktis Kemenag, YDSF, Pondok Modern Darusalam Gontor, dan Instansi dalam dan luar negeri). Selain kegiatan PkM yang dilaksanakan oleh Dosen pengabdi, kegiatan juga dilakukan oleh mahasiswa dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler yang dilaksanakan di desa mitra binaan. KKN dan PkM dilaksanakan secara regular dan non regular yang pelaksanaannya atas kerjasama dengan instansi terkait.
Standar Strategi
Standar Hasil PkM
 
menetapkan PkM yang sesuai dengan visi misi
 
Sosialisasi
Mengimplementasikan standar hasil yang ditetapkan
 
pelaksanaan hasil
audit Internal standar pelaksana PkM
Sosialisasi Renstra UNIDA Gontor kepada Dosen
Pelaksanaan audit internal secara konsisten
koreksi temuan isi yang tidak sesuai standar UNIDA Gontor Melakukan tindakan korektif terhadap ketidak sesuaian isi PkM
Peningkatan standar hasil PkM Perbaikan serta peningkatan standar hasil dari koreksi standar sebelumnya
Standar isi PkM
 
PkM yang bermutu Tim PkM memantau standar isi yang  bermutu
Menyesuaikan dengan program LPPM dan prodi
Mempublikasikan dalam bentuk jurnal nasional maupun internasional
Penyusunan hasil pengabdian tepat guna
Cakupan dan kedalaman PkM yang memuat prinsip kemanfaatan dan kemutakhiran
Melakukan evaluasi analis permasalahan dimasyarakat dengan memanfaatkan sifitas akademika yang kompeten dan tekhnologi tepat guna
Menyusun rencana PkM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
Sosialisasi standar isi PkM kepada seluruh Dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa
Evaluasi standar isi PkM Melakukan pengukuran secara periodik terhadap ketercapaian semua isi PkM
Pencatatan/perekaman ketidaksesuaian isi
Dan dokumen tidak lengkap
Pemantauan dan evaluasi diri pada setiap akhir tahun
Pengendalian Standar isi Audit atas implementasi standar isi PkM sesuai standar yang ditetapkan
Peningkatan standar isi Melakukan revisi standar isi yang baru sehingga menjadi standar lebih tinggi
Standar Proses PkM
 
Penetapan Pemberlakuan standar proses PkM
Sosialisasi standar proses PkM dan evaluasi
Pelaksanaan LPPM mensosialisasikan panduan penelitian
LPPM Memfasilitasi pelaksanaan PkM
Evaluasi Tim auditor internal mengevaluasi pelaksanaan proses standar
Pengendalian BPM mencatat temuan ketidaksesuaian standar proses
Tim BPM membuat laporan secara periodic tentang perkembangan korektif kepada rektor
Peningkatan meningkatkan standar proses dan
melakukan rumusan baru standar proses PkM yang telah di tingkatkan
Standar penilaian PkM
 
Penetapan SK pemberlakuan standar penilaian PkM
Pelaksanaan LPPM memberikan penghargaan  PkM yang menghasilkan luaran
Evaluasi Tim audit internal melaksanakan audit penilaian standar
Pengendalian BPM memberikan catatan dan temuan ketidak sesuaian standar penilaian PkM
Peningkatan BPM membuat standar baru penilaian PkM
Standar pelaksanaan PkM
 
Penetapan Sosialisasi standar pelaksanaan BpM
Pelaksanaan Sosialisasi renstra dan panduan PkM
Evaluasi Tim auditor melakukan audit internal setiap pelaksanaan PkM
Pengendalian BPM pemantauan secara tentang hasil tindakan korektif yang dilaksanakan
Peningkatan Melakukan evaluasi standar pelaksanaan yang akan ditingkatkan
Standar sarana dan prasarana PkM
 
Penetapan Dosen dapat mengusulkan kebutuhan sarana dan prasarana PkM
Pelaksanaan LPPM melaksanakan sosialisasi ketersediaan sarana dan prasarana
Evaluasi Tim auditor melaksanakan audit internal sarana dan prasarana
Pengendalian BPM memberikan catatan dan temuan ketidaksesuaian standar sarana dan prasarana
Peningkatan Adanya perbaikan standar sarana dan prasarana
Pendanaan dan pembiayaan PkM
 
Penetapan Tersedianya pedoman pendanaan dan pembiayaan PkM
Pelaksanaan Sosialisasi standar pendanaan dan pembiayaan PkM yang ditetapkan kepada fakultas dan prodi
Dosen dapat mengajukan proposal pendanaan dan pembiayaan PkM
Evaluasi dilaksanakannya audit internal pendanaan dan pembiayaan PkM
Pengendalian BPM memberikan catatan dan temuan ketidaksesuaian pendanaan dan pembiayaan PkM
Peningkatan Dilaksanakannya standar peningkatan pendanaan dan pembiayaan berdasarkan hasil hasil evaluasi laporan PkM
 
  1. Kepuasan Pengguna
Dalam mengukur kepuasan pengguna UNIDA Gontor menggunakan metode kuisioner yang dibagikan kepada stake holder. Skala yang digunakan dalam kuisioner ini adalah skala likert. Dalam kuisioner, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah; 1. Layanan (kesopanan dan keramahan petugas, kemampuan petugas dalam memberikan layanan, ketepatan jadwal layanan, kemudahan prosedur layanan, kesesuaian antara prosedur dan layanan), 2. Program (Pendaftaran KKN, Penilaian KKN, Pembimbingan KKN, penetapan desa binaan, pelaksanaan diklat PkM, Sistem pemberdayaan masyarakat, kecukupan dana PkM, Sosialisasi program, transparansi, ketepatan sasaran PkM, Jejaring kerjasama.  Dalam pengukuran kuesioner sudah teruji validitas, heteroskedastisitas, dan normalitas. Hasilnya adalah



Dari diagram diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas kepuasan stake holder mendekatai angka 5. Artinya, stake holder sangat puas dengan kinerja, layanan, dan program PkM.
 
  1. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian Standar Pengabdian kepada Masyarakat serta Tindak Lanjut
Hasil evaluasi ketercapaian Standar PkM UNIDA Gontor merumuskan beberapa catatan. Catatan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Kurangnya kemampuan dalam memperoleh dana hibah kemenristek
  2. Belum maksimalnya kegiatan PkM berbagai penelitian.
  3. Kegiatan PkM perlu ditujukan dalam aspek kolaborasi keilmuan.
  4. Keberlanjutan program perlu ditingkatkan.
  5. Kerjasama PkM dan institusi lain masih belum maksimal.
  6. Perolehan dana hibah masih belum maksimal.
Dari berbagai hasil tersebut, ditemukan bahwa kegiatan PkM dosen dan mahasiswa UNIDA Gontor belum maksimal. Akar masalah terletak pada fokus UNIDA Gontor kepada PkM masih belum dapat maksimal. Hal tersebut dikarenakan fokus para dosen sementara ini lebih tercurahkan pada kegiatan pembelajaran.
Karenanya, UNIDA Gontor mencoba mendorong para dosen untuk juga mencurahkan fokus mereka kepada penelitian dan PkM. Berbagai jumlah di atas memberikan gambaran bahwa semangat para dosen dalam melakukan penelitian dan PkM sudah mulai meningkat.

Selain itu, hasil PkM para dosen belum dapat terintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, PkM dan Direktorat Islamisasi bekerjasama dengan Program Studi untuk mengakomodir rencana kegiatan PkM yang sesuai dengan kurikulum program studi tersebut. Hal ini juga dilakukan dengan mengadakan observasi terkait pilot project yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat luas.
Akar masalah lainnya adalah lingkup PkM yang masih terbatas di wilayah Kabupaten. Sebagaimana visi UNIDA Gontor, yaitu menjadi pusat Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer dan Pengajaran Bahasa Arab, maka minimal UNIDA Gontor harus memperluas hasil PkM setaraf nasional. Untuk menindaklanjutinya, UNIDA Gontor bekerjasama dengan mitra kerjasama dari Perguruan Tinggi, Lembaga Pendidikan Islam, dan Pondok Pesantren alumni dalam melakukan PkM ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan kerjasama tersebut, diharapkan rencana PkM dan hasil PkM tepat guna sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, berbagai kegiatan kemasyarakatan diadakan UNIDA Gontor sebagai langkah tindak lanjut dalam mengetahui kebutuhan rancangan PkM di masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi Pembinaan TPA dan Musholla sekitar, Pendidikan Pramuka di Sekolah, Pengajaran di Madrasah Ibtidaiyyah sekitar, kegiatan Bakti Sosial setiap menjelang Idul Adha, Pelaksanaan Ibadah Qurban, Pengajian Ahad Pagi, Buka Puasa Bersama Masyarakat, Kampung Ramadhan UNIDA Gontor, Arabic Camp dengan siswa MTs dan MA se-Ponorogo, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berbagai kegiatan tesebut berlandaskan orientasi Pondok Modern Darussalam Gontor, yaitu kemasyarakatan.





 
0
9KRIT9Luaran dan Capaian Tridharma
9. Luaran dan Capaian Tridharma

1. Indikator Kinerja Utama
  1. Pendidikan
Dalam menjawab tantangan zaman dan era Globalisasi, pendidikan tinggi dituntut mampu meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Lulusan UNIDA Gontor diharapkan dapat mampu memberikan warna kepada masyarakat sekitar dalam hal kemampuan akademik, berbagai kecakapan, dan dakwah Islamiyyah. Sebagaimana termaktub dalam Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, output dan outcome dari pendirian perguruan tinggi ini adalah menghasilkan lulusan yang bermutu dan berarti/bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Selain unggul dalam hal akademik, para lulusan UNIDA Gontor juga mengemban amanat untuk menjadi mundziru’l qoum ‘pemberi peringatan kepada masyarakatnya’ dalam berbagai hal dan aspek kehidupan.

Berikut adalah indikator kinerja utama pendidikan:
Capaian pembelajaran IPK
Daya saing perguruan tinggi dapat dicapai bila perguruan tinggi menjalankan perannya yang didedikasikan untuk menguasai, memanfaatkan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan, mempelajari serta melestarikan budaya, dan meningkatkan mutu kehidupan masyarakat. Dalam memenuhi semua peran tersebut, perguruan tinggi memerlukan indikator ukuran diri dalam rangka meningkatkan dan menjamin mutu secara terus menerus, mulai dari input, proses, hingga luaran.
Salah satu indikator nyata sumber manusia yang unggul adalah angka indeks prestasi kumulatif (IPK) yang diraih selama masa studinya di perguruan tinggi. Bagi mahasiswa UNIDA Gontor, IPK bukan hanya sekedar angka kumulatif hasil kegiatan pembelajaran di kelas, namun merupakan gabungan dari Indeks Prestasi Kumulatif Akademik (IPKa) dan Indeks Prestasi Kumulatif Kesantrian (IPKs). Sistem kepesantrenan yang diterapkan UNIDA Gontor menitikberatkan pada proses pendidikan di samping pembelajaran dan pengajaran di ruang kuliah. Hal ini sebagai sebuah pertanggungjawaban moral dari UNIDA Gontor dan juga lulusannya untuk dapat memiliki mutu yang unggul di berbagai bidang dan dapat berdakwah di berbagai lapisan masyarakat.
Dalam 3 tahun terakhir, UNIDA Gontor telah meluluskan 1228 wisudawan dengan rincian seperti berikut:









 
No. Program Pendidikan Jumlah PS Jumlah Lulusan pada Rata-rata IPK Lulusan pada
TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS
1 Doktor/ Doktor Terapan/ Subspesialis,              
2 Magister/ Magister Terapan/ Spesialis 2 25 30 29 3.65 3.63 3.62
3 a. Profesi 1 Tahun              
b. Profesi 2 Tahun              
4 Sarjana/ Diploma Empat/ Sarjana Terapan 17 316 430 458 3.35 3.43 3.44
5 Diploma Tiga              
6 Diploma Dua              
7 Diploma Satu              
  Total 19 341 460 487      

Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa rata-rata IPK lulusan S1 adalah 3,41, lulusan S2 adalah 3,64 dan rata-rata keseluruhan 3,63. Angka tersebut menunjukkan jumlah yang ideal. Hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNIDA Gontor memiliki kecakapan dalam bidang akademik (IPKa) dan bidang kesantrian (IPKs) secara seimbang. Hal tersebut dalam rangka merealisasikan tujuan UNIDA Gontor dalam melahirkan lulusan yang bermutu dan berarti.

Prestasi Akademik dan Non-Akademik Mahasiswa
Hingga 2019, mahasiswa UNIDA Gontor telah cukup banyak berkiprah di berbagai event dan perlombaan di tingkat nasional maupun internasioanl. Event yang diikuti para mahasiswa sangat beragam, meliputi bidang akademik dan non-akademik. Dari semua event tersebut, mahasiswa UNIDA Gontor berhasil mengukir prestasi yang membanggakan pada  tahun 2019. Prestasi tersebut meliputi 133 kegiatan akademik dan 76 kegiatan non akademik. Hal tersebut didukung oleh kebebasan mimbar akademik para mahasiswa dan kegiatan ekstrakurikuler serta UKM yang menunjang kegiatan tersebut.

Jumlah Prestasi Akademik

Tingkat Provinsi/Wilayah       : 6 Kegiatan (4,5%)
Tingkat Nasional                    : 100 Kegiatan (75,2%)
Tingkat Internasional              : 27 Kegiatan (20,3%)





Jumlah Prestasi Non Akademik
Tingkat Provinsi/Wilayah       : 12 Kegiatan (15,8%)
Tingkat Nasional                    : 56 Kegiatan (73,7%)
Tingkat Internasional              : 8 Kegiatan (10,5%)



Dari keseluruhan, tidak sedikit yang mampu meraih prestasi dan juara. Dengan jaringan kerjasama yang cukup luas dan penguasaan ilmu yang mumpuni serta ditunjang dengan penguasaan bahasa Arab dan Inggris, diharapkan para mahasiswa dapat lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai event di level internasional.
Oleh karenanya, UNIDA Gontor memacu keaktifan mahasiswa dan partisipasi mereka melalui nilai AKPAM yang nantinya akan diakumulasi dalam nilai IPKs dan juga penganugrahan mahasiswa berprestasi dilihat dari keaktifan di kegiatan luar kelas. Berbagai sumber daya, baik dari kesempatan, pelatihan maupun pendanaan disediakan bagi setiap UKM dan program studi untuk berpartisipasi dalam berbagai event internasional.

Efektivitas dan Produktivitas Pendidikan
Waktu penyelesaian studi yang melampaui standar waktu akan berdampak negatif, tidak hanya bagi mahasiswa, namun juga pihak-pihak lain yang berkaitan dengan universitas, dosen, maupun kepercayaan stakeholder. Pendidikan merupakan investasi masa depan, sehingga perlu mendapatkan perhatian penuh. Dampak negatif dari penyelesaian masa studi tepat waktu bagi mahasiswa adalah biaya yang dikeluarkan lebih besar dan masa yang lebih panjang dalam penyelesaian studi.
Di sisi lain, UNIDA Gontor yang memiliki sistem pesantren dan berasrama, perlu menekankan para mahasiswa untuk lulus tepat waktu agar asrama yang ada dapat diperuntukkan bagi mahasiswa baru. Kemunduran masa studi ini berdampak besar pada daya tampung mahasiswa baru dan mahasiswa secara keseluruhan. Di samping itu, kredibilitas institusi perguruan tingi dalam pengelolaan dan penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pengajaran menjadi dipertanyakan.
 
No. Program Pendidikan Jumlah Lulusan pada Rata-rata Masa Studi Lulusan pada
TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS
1 Doktor/ Doktor Terapan/ Subspesialis,            
2 Magister/ Magister Terapan/ Spesialis 25 30 29 2.70 3.00 3.40
3 a. Profesi 1 Tahun            
b. Profesi 2 Tahun            
4 Sarjana/ Diploma Empat/ Sarjana Terapan 316 430 458 4.10 4.10 4.10
5 Diploma Tiga            
6 Diploma Dua            
7 Diploma Satu            
  Total 341 460 487      

Dari data tersebut, rata-rata masa studi lulusan pada jenjang S1 adalah 4 tahun 1 bulan. Angka ini merupakan angka yang tinggi mengingat rata-rata mahasiswa UNIDA Gontor di samping fokus berkuliah juga mengabdi di pondok dan mengajar. Dengan angka tersebut, berarti mayoritas mahasiswa S1 dapat selesai tepat waktu, yaitu 4 tahun. Berbagai usaha UNIDA Gontor untuk mensukseskan ini adalah adanya coaching clinic penulisan skripsi sejak semester 6. Dengan ini, diharapkan pada semester 7 mereka sudah mengajukan judul dan mengadakan seminar proposal.
Di jenjang S2, rata-rata kelulusan masih terlampau lama, yaitu 3 tahun dari yang seharusnya 2 tahun. Hal ini disebabkan jumlah mata kuliah yang membutuhkan waktu studi selama 4 semester. Selain itu, beberapa mahasiswa terkendala dalam  penyelesaian tugas akhir. Semangat Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan tuntutan untuk menghasilkan sebuah disiplin ilmu baru membutuhkan waktu penulisan tesis yang cukup panjang.
Dalam menyikapi hal tersebut, UNIDA Gontor mulai memberikan mata pelajaran metodologi penelitian sejak semester 1 perkuliahan. Dari mata kuliah tersebut, mahasiswa diharapkan telah memiliki proposal tesis untuk mulai diajukan sejak semester 2. Dalam rangka memudahkan penyelesaian mahasiswa dalam penulisan tesis, diadakan ujian kualifikasi guna mengukur kelayakan referensi. Ujian ini diadakan sebelum seminar proposal atau ujian Majelis Pertimbangan Akademik (MPA).
Indikator lainnya adalah rasio kelulusan tepat waktu pada tiap-tiap jenjang. Berikut adalah rasio kelulusan pada Program Magister:
 
Tahun Masuk Jumlah Mahasiswa per Angkatan pada Tahun*) Jumlah Lulusan s.d. Akhir TS
Awal TS-3 Awal TS-2 Awal TS-1 Akhir TS
TS-3 50 34 19  5 45
TS-2   46 36 12 34
TS-1     60 37 23
TS       86  
Adapun di jenjang Sarjana dan Diploma IV adalah sebagai berikut:
Tahun Masuk Jumlah Mahasiswa per Angkatan pada Tahun*) Jumlah Lulusan s.d. akhir TS
awal TS-6 awal TS-5 awal TS-4 awal TS-3 awal TS-2 awal TS-1 Akhir TS
TS-6 869 354 352 21 7     352
TS-5   908 394 386 20 6   386
TS-4     1125 553 550 31 13 540
TS-3       1214 596 586 42 508
TS-2         1429 825 820  
TS-1           1473 982  
TS             1542  

Dari data di atas, mayoritas mahasiswa UNIDA Gontor mencapai rasio kelulusan yang normal. Hal ini merupakan salah satu hasil dari pemberlakuan sistem pesantren yang memudahkan pengontrolan mahasiswa oleh dosen. Lingkungan asrama yang homogen (per semester) juga turut berpengaruh dalam menumbuhkan jiwa persaingan sehat dalam mencapai prestasi dan lulus secara bersama-sama.

Daya Saing Lulusan
Kesuksesan pendidikan berkaitan erat dengan aspek relevansi. Melalui aspek relevansi ini, perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki daya saing dan siap berkiprah dalam pembangunan bangsa dan negara. Daya saing lulusan dapat dilihat dari masa tunggu lulusan akan pekerjaan pertama dan kesesuaian bidang pekerjaan. Dengan demikian, tempat bekerja dan lulusan yang telah bekerja dapat memberikan saran dan masukan kepada perguruan tinggi dan program studi terkait pengembangan mata kuliah dan kurikulum sesuai dengan kebutuhan para pengguna lulusan. Kompetensi tersebut diharapkan dapat dikuasai oleh para mahasiswa selepas lulus dari perguruan tinggi.
            UNIDA Gontor membawa misi dari Pondok Modern Darussalam Gontor untuk mencetak para kader pemimpin yang mumpuni di bidang akademik, mampu menguasai ilmu agama, dan dua bahasa (Arab dan Inggris). Karenanya, lulusan UNIDA Gontor dituntut mampu berkiprah di berbagai bidang dengan berbagai tugas.
            Untuk masa tunggu lulusan, detailnya dapat dilihat di tabel berikut:
 
No. Program Pendidikan Rata-rata Masa Tunggu Lulusan
TS-4 TS-3 TS-2
1 Doktor/Doktor Terapan/Subspesialis      
2 Magister/Magister Terapan/Spesialis 1.3 2.2 1.2
3 Profesi      
4 Sarjana 3.3 1.3 2.3
5 Diploma Empat/ Sarjana Terapan      

            Dengan capaian tersebut, rata-rata lulusan UNIDA Gontor mendapatkan pekerjaan pertamanya selama 2 bulan 3 minggu atau kurang dari 5 bulan. Hal tersebut dikarenakan jaringan PMDG yang luas dan banyaknya pondok pesantren alumni dan lembaga pendidikan Islam lainnya yang membutuhkan lulusan UNIDA Gontor, khususnya S1. Selama proses pengabdian selama 1 tahun selepas wisuda, mayoritas lulusan UNIDA Gontor sudah mendapat tawaran pekerjaan sebelum menyelesaikan pengabdian sehingga seselesainya pengabdian, mereka langsung bekerja atau meneruskan studinya ke jenjang selanjutnya.
            Adapun di dunia kerja, kesesuaian bidang kerja lulusan juga bervariasi. Berikut adalah data:
No. Program Pendidikan Persentase Kesesuaian Bidang Kerja
TS-4 TS-3 TS-2
1 Doktor/Doktor Terapan/Subspesialis      
2 Magister/Magister Terapan/Spesialis 85,0% 87,0%  92,0% 
3 Profesi      
4 Sarjana 65,0% 56,0% 71,0%
5 Diploma Empat/ Sarjana Terapan      
6 Diploma Tiga      
7 Diploma Dua      
8 Diploma Satu      

            Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas lulusan  UNIDA Gontor mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan program pendidikan. Hal itu dikarenakan jaringan kerjasama yang telah dibangun oleh UNIDA Gontor. Kerjasama tersebut membuat banyak pondok pesantren dan lembaga pendidikan mengajukan lulusan UNIDA Gontor untuk mengabdi dan bekerja di tempat mereka selepas lulus. Selain itu, kemampuan softskill dan kecakapan mahasiswa UNIDA Gontor membuat mereka mampu bekerja di berbagai tempat kerja.

Kinerja lulusan
Kinerja lulusan diukur dari kepuasan pengguna lulusan dan tempat kerja lulusan. Dengan bekal kecakapan akademik, non-akademik, dan spiritual, lulusan UNIDA Gontor diharapkan dapat menjadi teladan di manapun mereka bekerja. Berbagai tugas yang diberikan kepada mereka selama kuliah juga membuat para lulusannya mampu bekerja maksimal di berbagai tempat kerja.
Kecakapan softskill dan jiwa entrepreneurship yang ditanamkan sejak KMI juga memberikan dampak yang signifikan. Tidak sedikit para lulusan UNIDA Gontor yang mengajar di berbagai lembaga pendidikan, dengan golongan serta ormas yang berbeda. Mereka yang terjun ke dunia entrepreneurship juga cukup banyak karena dilandasi jiwa kemandirian yang ditanamkan di UNIDA Gontor.
Hal di atas dapat ditunjukkan dengan hasil survey kepuasan para pengguna lulusan. Berikut adalah data:
No Aspek Penilaian Hasil Penilaian (%)
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
1 2 3 4 5 6
1 Etika 89% 11% 0% 0%
2 Keahlian pada bidang ilmu (kompetensi utama) 88% 12% 0% 0%
3 Kemampuan berbahasa asing 91% 9% 0% 0%
4 Penggunaan teknologi informasi 90% 10% 0% 0%
5 Kemampuan berkomunikasi 87% 13% 0% 0%
6 Kerjasama 89% 11% 0% 0%
7 Pengembangan diri 87% 13% 0% 0%

Dari data tersebut menunjukkan bahwa pengguna lulusan menilai kinerja lulusan UNIDA Gontor dengan sangat baik. Dan dapat disimpulkan bahwa lulusan UNIDA Gontor merupakan lulusan yang dapat bekerja dan berkiprah di berbagai tempat, dengan hasil yang sangat baik dalam segi etika, keahlian ilmu, kemampuan berbahasa asing, penggunaan teknologi, kemampuan komunukasi, bekerjasama, dan pengembangan diri. 
Selain hasil survey pengguna lulusan, tempat kerja lulusan menjadi tolak ukur kinerja lulusan. Berikut adalah data:

 
No. Program Pendidikan Banyaknya Lulusan yang Telah Bekerja/ Berwirausaha Tingkat/Ukuran Tempat Kerja/Berwirausaha
Lokal/ Wilayah/ Berwirausaha tidak Berbadan Hukum Nasional/ Berwirausaha Berbadan Hukum Multinasiona/ Internasional
1 2 3 4 5 6
1 Doktor/Doktor Terapan/Subspesialis        
2 Magister/Magister Terapan/Spesialis 20 10 4 6
3 Profesi        
4 Sarjana 557 330 105 122
5 Diploma Empat/ Sarjana Terapan        
6 Diploma Tiga        
7 Diploma Dua        
8 Diploma Satu        


Tingkat Lokal             : 10 (50%)
Tingkat Nasional        : 4 (20%)
Tingkat Internasional : 6 (30%)

Tingkat Lokal              : 330 (59%)
Tingkat Nasional         : 105 (19%)
Tingkat Internasional  : 122 (22%)
            Diagram di atas menunjukkan bahwa lulusan UNIDA Gontor dapat bekerja di berbagai macam instansi dan lembaga  baik lokal, nasional maupun internasional. Di tingkat internasional menunjukkan presentase yang sangat tinggi, lulusan S1 sebesar 22% , dan lulusan S2 sebesar 30%. Hal tersebut menunjukkan bahwa lulusan UNIDA Gontor sangat layak bekerja di tingkat internasional, dengan bekal kecakapan akademik, non-akademik, dan spiritual yang dimiliki.
 
  1. Penelitian dan PkM
UNIDA Gontor berupaya untuk menyusun program dan rencana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam ranah Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer. Semua program tersebut ditindaklanjuti secara simultan dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan stakeholder dan juga tanggapan kemajuan IPTEK itu sendiri.
Seiring dimulainya Revolusi Industri 4.0, lingkungan kerja dan lingkup keilmuan mengalami banyak perubahan. Kemenristekdikti menerapkan kebijakan terkait 10 bidang pekerjaan kritikal untuk penelitian dan PkM di perguruan tinggi. Setidaknya 10 hal yang meliputi kemandirian pangan, penciptaan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan, pengembangan teknologi kesehatan dan obat, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan teknologi dan manajemen transportasi, pengembangan teknologi pertahanan dan keamanan, material maju, kemaritiman, manajemen penanggulangan bencana, dan sosial humanioran, seni budaya serta pendidikan merupakan kebutuhan krusial masyarakat Indonesia, bahkan dunia saat ini.
Kebijakan kemenristekdikti tersebut diakomodir oleh UNIDA Gontor dengan berbagai pendekatan disiplin ilmu berbasis Islamisasi. Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer dan menerapkannya dalam berbagai kehidupan masyarakat adalah core dari UNIDA Gontor. Karenanya, semua penelitian dan PkM diarahkan ke dalam misi tersebut.
Hingga 2019, dari total 589 penelitian, 491 penelitian dibiayai perguruan tinggi atau mandiri, 94 dibiayai lembaga dalam negeri, dan 4 dibiayai lembaga luar negeri. Adapun dari total 336 buah  PkM, 228 dibiayai perguruan tinggi atau mandiri, 103 dibiayai lembaga dalam negeri, dan 5 dibiayai lembaga luar negeri.


Publikasi Ilmiah
UNIDA Gontor memang mengakui bahwa fokus para dosen sementara ini lebih tercurahkan pada kegiatan pembelajaran. Karenanya, UNIDA Gontor mencoba mendorong para dosen untuk juga mencurahkan fokus mereka kepada penelitian dan PkM. Berbagai jumlah di atas memberikan gambaran bahwa semangat para dosen dalam melakukan penelitian dan PkM sudah mulai meningkat.
Pada 2019, publikasi ilmiah dosen mencapai angka 293 buah. Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari dua tahun sebelumnya, yaitu 220 pada 2018 dan 183 pada 2017. Bila disajikan dalam grafik, tren publikasi ilmiah dosen UNIDA Gontor adalah sebagai berikut:

Jumlah  sebagaimana tersebut dalam LKPS telah mengalami peningkatan meskipun masih belum mencapai target UNIDA Gontor. Dalam rangka meningkatkan jumlah artikel tersebut, para dosen didorong lebih banyak menghasilkan penelitian dan PkM melalu pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) tiap semester. Di tiap akhir semester, dosen dengan publikasi terbanyak akan diberi penghargaan di hadapan para dosen dan mahasiswa UNIDA Gontor. Berbagai pelatihan dan workshop diadakan di lingkungan UNIDA Gontor guna meningkatkan kualitas penelitian dan PkM.
Selain kegiatan di dalam kampus, UNIDA Gontor juga memfasilitasi para dosen untuk menimba ilmu ke berbagai workshop, seminar, pelatihan, dan studi banding ke berbagai perguruan tinggi dan lembaga lainnya. Hal yang demikian dilakukan untuk meningkatkan daya saing dosen UNIDA Gontor dengan dosen-dosen lainnya di tingkat nasional.

Sitasi karya ilmiah
Jumlah artikel ilmiah dosen UNIDA Gontor yang tercatat dalam indeks sitasi internasional selama tiga tahun terakhir (2017-2019): sebanyak 216 sitasi dari 89 judul artikel yang terindeks di google scholar dan pengindeks lainnya.
Khusus Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Bahasa Arab, sebagaimana visi yang tercantum menargetkan UNIDA Gontor menjadi pusatnya. Hal tersebut perlu ditunjang dengan banyaknya luaran dari UNIDA Gontor dan menjadi rujukan utama dari berbagai perguruan tinggi Islam. Kualitas artikel juga perlu ditingkatkan dengan memiliki program anti-plagiasi dan menerapkannya pada tugas akhir mahasiswa.
Universitas juga mendukung para dosen untuk mengembangkan diri dalam berbagai forum ilmiah dengan menyediakan dana. Para dosen dan mahasiswa juga disokong dana untuk penerbitan artikel ilmiah dan buku. Mayoritas luaran diarahkan ke jurnal penelitian nasional bereputasi bahkan internasional. Hal ini agar semakin mudah menjadi rujukan bagi para akademisi lainnya. Dengan banyaknya sitasi, hal tersebut menunjukkan bahwa banyak peneliti, dosen, dan mahasiswa yang merujuk kepada UNIDA Gontor dalam disiplin ilmu tersebut.

Luaran lainnya
Pemasyaratan HaKI di lingkungan UNIDA Gontor dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh para sivitas akademika. Oleh karenanya, karya temuan yang telah terdaftar untuk dilindungi harus dihormati dan dihargai. Di samping itu, wawasan akan kesadaran mengenai HaKI diharapkan dapat memberikan motivasi para sivitas akademika dalam berkreasi dan berinovasi. Asas kebebasan dalam Panca Jiwa PMDG menjadi landasan para sivitas akademika untuk berkreasi dan berinovasi.
Hingga 2019, jumlah luaran penelitian dan PkM yang dihasilkan UNIDA Gontor mencapai 102 buah Hak CIpta dan 43 buku ber-ISSN. Hal ini menunjukkan bahwa tren kesadaran akan HaKI di lingkungan UNIDA Gontor sudah mulai meningkat. Untuk mendukung hal positif yang sudah ada, UNIDA Gontor akan memfasilitasi para sivitas akademika untuk mendaftarkan karya dan temuan mereka melalui pendirian Lembaga Pengurusan HaKI di bawah LPPM.
Dalam meningkatkan kegiatan PkM, UNIDA Gontor mengalokasikan dana dan pewajiban pelaporan BKD. Dana PkM mengacu pada pagu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat  yang berlaku. Besarnya anggaran yang diusulkan tergantung pada kategori penelitian. Sumber dana internal bersumber dari YPTD dan dana eksternal dari (Diktis Kemenag,  YDSF, pondok modern Darusalam Gontor, dan Instansi dalam dan luar negeri). 
Anggaran penelitian mengacu pada PMK tentang SBK Sub Keluaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat  yang berlaku. Besarnya anggaran yang diusulkan tergantung pada kategori penelitian. Rincian biaya dalam proposal harus memuat SBK penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (biaya ini sudah termasuk biaya pencapaian luaran wajib) dan biaya luaran tambahan yang akan dicapai.
            Berikut adalah rencana tindak lanjut guna meningkatkan PkM dosen UNIDA Gontor:
  1. Peningkatan cluster pengabdian kepada masyarakat kampus UNIDA Gontor;
  2. Peningkatan kesadaran akan urgensi          dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Peningkatan jumlah pengajuan proposal pengabdian kepada masyarakat bagi dosen UNIDA Gontor;
  4. Peningkatan pemahaman dosen UNIDA Gontor terkait jenis program pengabdian kepada masyarakat dalam skema dan judul yang sesuai dengan ketertarikannya;
  5. Tertib administrasi dapat pengajuan judul dan laporan hasil pengabdian kepada masyarakat;
  6. Peningkatan mutu dan kualitas luaran program PkM;
  7. Peningkatan kualitas jurnal PkM UNIDA Gontor.
 
  1. Indikator Kinerja Tambahan
No Standar Indikator Ketercapaian Analisis Ketercapaian
1 Pendidikan Pendidikan Berbasis Pesantren -Seluruh Mahasiswa bertempat tinggal di Asrama
-Rektor sebagai Kyai dan Pimpinan Pondok sebagai
-IPK merupakan akumulasi dari IPK Akademik dan IPK Kesantrian (IPKs)
-Tahfidz menjadi mata kuliah wajib dan kelulusannya menjadi syarat mengikuti UAS
Kurikulum Berbasis Islamisasi -Implementasi Kurikulum berbasis Islamisasi (25% total seluruh MK) di seluruh prodi
-Kajian Islamisasi menjadi kegiatan wajib untuk seluruh dosen, tendik, dan mahasiswa
 
Bahasa Arab dan Inggris menjadi bahasa pengantar pembelajaran -Bahasa Arab dan Inggris menjadi bahasa Pengantar Perkuliahan
-Bahasa Arab dan Inggris menjadi mata kuliah wajib selama 3 semester
-Kelulusan Ujian Komprehensif Bahasa Arab atau Inggris menjadi syarat penulisan Tugas Akhir
-Tugas Akhir menggunakan bahasa Arab atau Inggris
2 Penelitian Roadmap Penelitian Berbasis Islamisasi dan Pembelajaran Bahasa Arab -Tersedianya Roadmap Penelitian berbasis Islamisasi
-Penelitian dalam bidang Pembelajaran Bahasa Arab di seluruh Prodi
3 PkM Roadmap PkM Berbasis Islamisasi d -Tersedianya Roadmap PkM berbasis Islamisasi
-PkM yang dilaksanakan berfokus pada pembinaan TPA, Musholla, dan  Sekolah-sekolah di sekitar kampus.
 
  1. Evaluasi Capaian Kinerja
No Indikator Target
2018-2019
Capaian
2018-2019
Analisis Ketercapaian
1 IPK Lulusan S1 3.25 3.44 Tercapai 105%
2 IPK Lulusan S2 3.5 3.62 Tercapai 103%
3 Lama Masa Studi S1 4,3 tahun 4,1 tahun Tercapai 104%
4 Lama Masa Studi S2 2.5 tahun 3.4 tahun  
5 Prestasi Akademik Mahasiswa 150 kegiatan 209 kegiatan Tercapai 139%
6 Kepuasan Pengguna Lulusan
 
75 % 91% Tercapai 121%
7 Masa Tunggu Lulusan 6 bulan 3.5 bulan Tercapai 171%
8 Sumber Dana Penelitian Eksternal
0